oleh

Celoteh Nyakbaye, Puisi “Aku dan Hujan”

-Fiksiana, Puisi-Telah Dibaca : 279 Orang

Langit tiba – tiba gelap, rintik hujan turun

Aku mencari hangat dalam turunnya hujan

Tak ada panas hanya rasa dingin yang menekan

Aku dan hujan

 

Langit memuntahkan air ke bumi

Aku tertimpa air sampai menusuk tulang

Tak ada sedikit hangatpun disekitarnya

Aku dan hujan

 

Hujan menyisakan air duka

Airmataku terus turun sebanyak turunya hujan

Hujan menghilangkan gersang dibumi

Airmataku menyesakkan dada

Aku dan hujan

 

Karimun, 25.08.2022

Komentar

Tinggalkan Balasan