oleh

Celoteh Nyakbaye, Puisi “SUDAH HABISKAH WAKTUKU?”

-Fiksiana, KMAB, Puisi-Telah Dibaca : 82 Orang

Aku saksikan begitu banyak berguguran

Aku dengarkan begitu banyak rintihan

Aku rasakan begitu banyak kesedihan

Tapi aku hanya bisa terdiam

Aku hanya mampu membisu

Sudah habiskah waktuku?

 

Ragaku terus meronta

Hatiku nyata luka

Jiwaku terbang hampa

Corona mencabik luka

Corona menutup lupa

Sudah habiskah waktuku?

 

Kucoba tutup mata

Kupaksa tulikan telinga

Kulepas saja penasaran yang ada

Nyatanya ku tak bisa berbeda

Nyatanya ku tak bisa mengurai rasa

Ku tak jua berbuat apa-apa

Sudah habiskah waktuku?

 

Ku menangis tanpa air mata

Ku meratap tanpa suara

Ku genggam tegar tanpa ikhtiar

Ku buat yang mereka buat

Tapi aku diam seribu bahasa

Sudah habiskah waktu?

Karimun, 2022

Komentar

Tinggalkan Balasan