oleh

Mengenal  kota  kelahiran Pujangga  besar  Inggris

Mengenal  kota  kelahiran Pujangga  besar  Inggris

Mengenal  kota  kelahiran Pujangga  besar  Inggris
Mengenal  kota  kelahiran Pujangga  besar  Inggris

Para  pembaca  yang  budiman  kali  ini  saya  ingin  mengajak  para  pembaca  untuk  mengunjungi  tempat  kelahiran  dan  kematian  Pujangga  besar  Inggris  yaitu  William  Shakespeare.

Tepatnya di  kota  Stratford-upon-Avon. Pada  umumnya dikenal sebagai Stratford, merupakan  kota pasar dan paroki di Distrik Stratford-on-Avon, di daerah Warwickshire, Inggris, di dekat Sungai Avon,letaknya 147 mil  =146 km barat laut London, 22 mil = 35 km tenggara Birmingham, dan 8 mil =13 km barat daya dari Warwick.

Stratford pada awalnya dihuni oleh Anglo-Saxons dan tetap menjadi sebuah desa sebelum penguasa manor. Pada tahun 1196 John of Coutances, menetapkan rencana untuk mengembangkannya menjadi sebuah kota.

Pada tahun yang sama, Stratford diberikan piagam dari Raja Richard I sebagai  penghargaan kepada  Kelompok  yang  mengadakan pasar mingguan di kota,dan memberikan statusnya sebagai kota pasar. Akibatnya, Stratford mengalami peningkatan perdagangan serta perluasan perkotaan yang  maju  pesat.

Pada Sensus 2011,populasi diperkirakan pada tahun  27.445. Kota ini merupakan tujuan wisata populer dengan pengunjung sekitar 2,5 juta setiap tahun.Biasaanya  tempat  yang  diminati adalah  Royal Shakespeare Company berada di Teater Royal Shakespeare di Stratford.

Karena statusnya sebagai tempat kelahiran dan makam penulis drama dan penyair William Shakespeare,yang  merupakan  Pujangga  besar  kebanggan Inggris.

William  Shakespeare tahun 1564 Tanggal lahirnya tidak diketahui, tetapi secara tradisional diperingati pada tanggal 23 April, Hari Santo George. Tanggal ini, yang dapat dilacak tulisan yang dibuat oleh seorang sarjana abad ke-18, telah terbukti menarik bagi penulis biografi karena Shakespeare meninggal pada tahun 1616.  pada tanggal yang sama dengan  tanggal  kelahirannya.

Dia adalah putra John Shakespeare, seorang anggota dewan dan pembuat sarung tangan yang sukses,  yang berasal dari Snitterfield, dan Mary Arden, putri seorang petani kaya yang memiliki tanah.  William  dibaptis  26 April pada  tahun 1564  di Stratford-upon-Avon, Warwickshire. Dia adalah anak ketiga dari delapan bersaudara, dan putra tertua yang masih hidup.

William  Shakespeare
William Shakespeare

Pada usia 18 tahun, dia menikahi Anne Hathaway, dalam  pernikahan  itu  dikaruniai tiga anak: Susanna dan Si kembar Hamnet dan Judith.

Konon antara 1585 dan 1592, ia memulai  meniti karir  dan  ternyata  meraih sukses di London sebagai aktor, penulis, dan pemilik sebagian dari perusahaan bermain bernama Lord Chamberlain’s Men, yang kemudian dikenal sebagai King’s Men.

Pada usia 49 (sekitar 1613), dia  telah pension, menyudahi  kariernya  dan  kembali ke Stratford, di mana dia meninggal tiga tahun kemudian, tepat  dihari  Ulang  tahunnya pada 23 April 1616.

Dia  menjadi  kebanggaan  inggris  sebagai seorang penulis drama, penyair, dan aktor Inggris, yang secara luas dianggap sebagai penulis terbesar dalam bahasa Inggris dan dramawan terhebat di dunia.

Dia sering disebut “Penyair Avon”,penyair nasional Inggris. Karya-karyanya yang masih ada, 154 soneta, termasuk kolaborasi, terdiri dari sekitar 39 drama,dua panjang puisi naratif, dan beberapa ayat lainnya, beberapa penulis tidak pasti.

Dramanya telah diterjemahkan ke dalam setiap Bahasa,  dilakukan/ dibuat lebih sering daripada dramawan lainnya. Para ahli  Sastra  Inggris juga terus dipelajari dan ditafsirkan ulang.

Sekitar 1608, ia menulis sebagian besar tragedi, di antaranya Hamlet, Romeo dan Juliet (yang  sangat  meledak  ketenarannya), Othello, King Lear, dan Macbeth, semuanya dianggap sebagai karya terbaik dalam bahasa Inggris.

di depan  Rumah  William  Shakespeare
di depan Rumah William Shakespeare

Shakespeare menghasilkan sebagian besar karyanya yang diketahui antara tahun 1589 dan 1613. Drama awalnya sebagian besar adalah komedi dan sejarah dan dinilai sebagai karya terbaik yang diproduksi dalam genre ini. Di fase terakhir hidupnya, dia menulis tragikomedi (juga dikenal sebagai romansa) dan berkolaborasi dengan penulis drama yang lain.

Pada tahun 1623, dua rekan aktor dan teman Shakespeare, John Heminges dan Henry Condell, menerbitkan teks yang lebih definitif yang dikenal sebagai Folio Pertama.

Edisi koleksi karya dramatis Shakespeare yang dikumpulkan secara bertahap  yang mencakup semua kecuali dua dramanya. Banyak drama Shakespeare diterbitkan dalam edisi dengan kualitas dan akurasi yang berbeda-beda selama hidupnya.

Volume itu diawali dengan sebuah puisi oleh Ben Jonson, di mana Jonson dengan teliti memuji Shakespeare dalam kutipan yang sekarang terkenal sebagai “bukan dari suatu zaman, tetapi untuk sepanjang masa”.

Tidak diketahui secara pasti kapan Shakespeare mulai menulis, tetapi kiasan kontemporer dan catatan pertunjukan menunjukkan bahwa beberapa dramanya ada di panggung London pada tahun 1592. Pada saat itu, dia cukup dikenal di London untuk diserang, di  media cetak oleh penulis naskah Robert Greene dalam karyanya Groats-Worth of Wit yang mengkritik  Shakespeare

Setelah kelahiran putrinya si kembar, Shakespeare meninggalkan sedikit jejak sejarah sampai ia disebut sebagai bagian dari panggung teater London pada tahun 1592.

Pengecualiannya adalah kemunculan namanya dalam “RUU pengaduan” dari sebuah kasus hukum di hadapan pengadilan Queen’s Bench di Westminster tanggal Michaelmas Term 1588 dan 9 Oktober 1589. Para ahli menyebut tahun-tahun antara 1585 dan 1592 sebagai “tahun-tahun yang hilang” Shakespeare.

Seorang   penulis biografi Nicholas Rowe yang mencoba menjelaskan periode ini telah melaporkan banyak cerita apokrif, tentang Shakespeare, menceritakan legenda Stratford bahwa Shakespeare melarikan diri dari kota ke London untuk menghindari tuntutan atas perburuan rusa di perkebunan lokal pengawal Thomas Lucy.

di samping  rumah  William  Shakespeare
di samping rumah William Shakespeare

John Aubrey melaporkan bahwa Shakespeare pernah menjadi kepala sekolah pedesaan. Beberapa sarjana abad ke-20 menuliskan bahwa Shakespeare mungkin telah dipekerjakan sebagai kepala sekolah oleh Alexander Hoghton dari Lancashire. Seorang pemilik tanah Katolik yang menyebut nama “William Shakeshafte” dalam surat wasiatnya.  Sedikit bukti yang mendukung cerita seperti itu selain desas-desus yang dikumpulkan setelah kematiannya, dan Shakeshafte adalah nama umum di wilayah Lancashire.

Nah  Stratford dari desa menjadi kota, menjadikan kota Stratford berusia lebih dari 800 tahun. Kini  menjadi  kota  yang  indah  tertata  rapi  juga dekat  dengan tempat  wisata  sejarah  yang  lain seperti  Warwick Kastil, Rose  Garden, Peacock Garden yang  tentunya  menarik  untuk  dikunjungi.

Rumah  William  Shakespeare  di biarkan  seperti  aslinya, yang  kadang  dibuka  untuk  pengunjung. Di  Stratford juga  didirikan  monument  untuk  mengenang  Shakespeare.

Bagaimana apakah  para  pembaca  berminat  untuk  kesana?  Paling  tidak  lewat  tulisan  ini penulis  sudah  mengajak berimajinasi  membayangkan  tempat  kelahiran  dan  meninggalnya  Pujangga  Inggris  yang  terkenal  William Shakespeare.

 

Oleh :  Sr  Maria  Monika  SND

Artikel  ke  31 YPTD

Dari  berbagai  sumber :  Buku  Sejarah  William Shakespeare, Brosur  Stratford  Upon Avon.

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed