oleh

Kartini Pejuang Literasi

-Terbaru-Telah Dibaca : 74 Orang

Kartini Pejuang Literasi

10 Juni 1902 ingin belajar ke negeri Belanda untuk menjadi seorang guru.

 

Jika sudah ingin kembali ke Indonesia mendirikan sekolah untuk mendidik para perempuan putri-pitri dari kepala pemerintahan untuk menjadi manusia cerdas dan pandai.

 

Kartini penulis perempuan pertama yang karyanya dimuat di media Belanda.

 

Penulis resep pertama dengan aksara Jawa dan menjadi bahan pelajaran di sekolahdan dialihbahasakan dalam bahasa Belanda.

 

Mewariskan kepada puyra tunggalnya Al Qur’an pemberian guru mengaji, Syech Solikin Darat.

 

(bersambung)

 

 

Tentang Penulis: SRI SAKTIANI

Pemerhati, praktisi, konsultan pendidikan. Penggerak Batita Suka Baca, Penggagas Menulis Sejak BATITA (2004), Pendiri YAYASAN PERMATAHATI IBU(2004), PAUD GRATIS untuk yatimpiatu yang fakir miskin, dhuafa. Mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Modern SAKTI permatahati IBU ( 2010 diresmikan Kakankemenag sebagai MI pertama dan satu-satunya di Kecamatan Kota Kabupaten Tulungagung). Alhamdulillah sesudah gabung kelas menulis Media Guru Indonesia, terinspirasi mendirikan CV SAKTI PERMATA HATI IBU dengan harapan santri, sahabat guru, serta walisantri tertolong dan yakin punya buku ber ISBN itu bisa dalam waktu singkat. Bersyukur produktif menulis diawali buku buku antologi dan berlanjut buku tunggal, antara lain; Cara SAKTI Jadi Pengusaha, Berani Kaya Sejak Balita, Indonesia Bangkit dengan Entrepreneurkids. Beberapa judul telah cetak ulang, antara lain; Komik SAKTI, CARA SAKTI HOBI NULIS dan permatahati IBU. Motivator Entrepreneur Kids, Coach Wirausaha, bertekad produktif kaya karya, berharap kebarakahan usia mewariskan ilmu menulis buku, smoga Allah ridhai Aamiin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed