oleh

Menulis Saja Biarkan Orang yang Menilai

-Terbaru-Telah Dibaca : 17 Orang

Menulis saja Biarkan Orang yang Menilai

 

Sejak sakit dan dalam kondisi berbaring mencoba untuk merenung sejenak. Terbersit dalam dalam pikiran

“Dahulu sering memberikan tausyiah/ motivasi kepada murid-murid dan jamaah. Kini hanya terbaring menunggu takdir. Apa kira-kira yang bisa saya perbuat agar saya masih mempunyai nilai manfaat untuk orang banyak. Oh iya, kenapa aku tidak mencoba menulis saja lalu dishare ke Facebook.

Akhirnya aku menulis apa yang saya bisa, kuasai, dan alami. Hampir setiap hari saya menulis dengan tema motivasi hidup di samping itu juga menulis apa yang sedang saya alami. Berbekal gawai dan semangat mencoba untuk melukiskan ingatan menjadi sebuah untaian kata-kata yang penuh maknah.

Ketika tubuh mulai bisa didudukkan, mencoba memilah tulisan-tulisan yang berserakan diberbagai medsos. Terbitlah berbagai buku, di antaranya ada buku motivasi, novel, memory, pendidikan, dan sekarang sekarang sedang merampungkan tiga buku, sementara puisi dan pantun menyusul.

Di samping menulis buku, mencoba membuat cover buku dan video tutorial. Tinggal satu ilmu lagi yang berkaitan dengan layout buku. Mudah-mudahan tidak beberapa lama sudah menguasainya.

Ketika mencoba belajar satu hal ternyata ilmu yang lain mengikuti. Setidaknya ketika membuat buku tidak terlalu tergantung dengan orang lain.

Seiring berjalannya waktu, ternyata banyak yang melirik apa yang saya perbuat. Banyak yang terinspirasi bukan saja teman-teman guru ditempat kerja, bahkan guru di luar sana.

Menulis dalam kondisi serba keterbatasan mungkin menjadi daya tarik tersendiri, sehingga banyak yang menawarkan menjadi narasumber. Youtuber pun tidak ketigalan datang menjumpai ke rumah. Bahkan ada salah satu ormas Bang Japar telah memberikan penghargaan sebagai PAHLAWAN PENDIDIKAN JAKARTA.

Ini merupakan sebuah apresiasi yang luar biasa yang dilakukan ormas Bang Japar, sementara lembaga yang menaungi saya bekerja saja tak melirik sedikitpun. Mungkin belum memenuhi persyaratan. Ya, saya pun tak berharap apa-apa. Saya menulis karena ingin belajar dan berbagi. Andaikan ada penghargaan itu hanya bonus saja. Yang terpenting menulis saja, biarkan orang lain yang menilainya.

Salam literasi

Cing Ato

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed