oleh

Salawat kepada Nabi

-Terbaru-Telah Dibaca : 46 Orang

 

Salawat kepada Nabi

Suharto (Cing Ato)

#PegiatLiterasiMadrasah

#GuruBlogerMadrasah

MTsN 5 Jakarta

Mentari sudah keluar dari peraduan, nampak kimilau cahaya menerangi alam semesta ini. Sementara diri masih terbujur di pembaringan. Menanti hangatnya sinar kucoba tuk sedikit menggoreskan lintasan pikiran menjadi sebuah tulisan.

Kalau hari Jumat teringat dalam pikiran tentang salawat Nabi, para guru sering menasehati kita untuk perbanyak bersalawat kepada Nabi khusus hari Jumat apalagi setelah ba’da Ashar sampai menjelang waktu magrib tiba.

Teringat ketika masih berbaring lemas di rumah sakit dalam kondisi antara sadar dan tidak sadar saya diingatkan untuk perbanyak membaca salawat nabi.

Pada waktu itu perasaan saya diserang oleh berbagai macam makhluk, saya tidak bisa menghindar dan berbuat apa-apa, semua zikir saya baca tapi tidak bergeming makhluk tersebut. Tetiba ada yang mengajarkan membaca salawat Nabi. Saya bacalah salawat Nabi akhirnya satu persatu makhluk itu binasa. Wallahu a’lam bishoab…

Terlepas dari peristiwa tersebut, yang jelas Nabi mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa membaca salawat minimal di lima waktu salat ketika melakukan pembacaan tahiyat awal maupun tahiyat akhir.

Sebatas sepengetahuan saya, sebenarnya salawat yang bersumber dari Nabi hanya satu sebagaimana yang sering kita baca ketika salat. Selanjutnya dikembangkan oleh para ulama, hingga beragam corak dan namanya.

Apapun coraknya yang jelas sebagai umat Islam merupakan sebuah keharusan untuk bersalawat kepada Nabi.

Allah SWT berfirman dalam Alquran surat Al Ahzab ayat 56.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا .”

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”. (HR. Muslim no. 408).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”. (HR. Baihaqi)

Itulah di antara keutamaan bersalawat kepada Nabi. Maka itu, perbanyaklah salawat agar kelak mendapatkan syafaat/pertolongan Nabi. Tentunya tidak terbatas waktu. Bisa kapan saja, karena hari Jumat merupakan syaidul ayyam, maka perbanyaklah pada hari ini. Wallahu a’lam bishoab.

 

Salam literasi

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed