oleh

Semua Atas Kehendak-Nya

-Terbaru-Telah Dibaca : 38 Orang

#Tugas_Kedua

#Kelas_Cerpen

#WCS_70_Atik Suripto

Tema : Janji

Jumlah Kata : 497

Semua Atas Kehendak-Nya

Tika adalah gadis manis biasa saja ia termasuk anak yang penurut, tidak pernah melakukan hal-hal yang membuat orang tuanya marah. Ia bukanlah anak yang pandai di sekolahnya dulu, namun ia memiliki sifat yang menonjol yaitu orangnya selalu rajin. Membaca adalah hobinya, buku adalah teman setianya. Dengan buku diary kecilnya ia selalu bercerita, ia curahkan segala isi kepalanya. Tika terlalu takut untuk dekat dengan lawan jenis sehingga ia menghindari segala hal yang akan menjurus pada perkenalannya dengan lawan jenis melebihi teman.

Bukan tanpa alasan ia lakukan itu, karena Tika sudah merasa berjanji untuk menunggu seseorang yang ia anggab akan menjadi teman hidupnya. Ia begitu yaqin dengan hal itu hingga beberapa teman cowoknya yang akan mendekatinya ia tolak dengan cara yang halus. Tak mau Tika untuk menyakiti dan di sakiti maka ia pun menutup diri dengan tak menerima  siapapun.

Terlalu anehkah Tika? Tidak ia hanya berusaha setia pada seseorang. Tika berharap pada saatnya ia dipertemukan dengan seseorang yang namanya sudah  terpatri dalam hatinya. Tika selalu berupaya untuk menunggunya. Berbagi upaya ia lakukan untuk mengisi harinya dengan kegiatan-kegiatan positif.

Lima tahun sudah penantian Tika, selama itu pula ia berusaha keras untuk menjaga hati dan rasa yang berkecamuk dalam dada, ingin teriak,berontak namun teteplah Tika tak kuasa. Tika yaqin apapun yang menimpanya adalah hal terbaik yang Allah berikan untuknya. Pernah ia katakan“ bahwa jika berjodoh kita pasti akan dipertemukan”.

Kenyataan berkata lain hingga ada seseorang datang kerumah untuk melamar Tika. Tika tak kuasa untuk memberikan jawaban. Tika berdoa dan minta petunjuk-Nya. Dalam doanya ia begitu yaqin harus menerima orang yang belum lama ia kenal untuk menjadi pendamping hidupnya. Terlalu Lelah Tika mencari alasan untuk orang yang datang mendekatinya. Tika tak bisa berkata apa-apa saat kedatangan seseoarang untuk melamarnya. Untuk itu ayah Tika berkesimpulan bahwa Tika menerima lamaran itu.

Saat acara pertemuan dua keluarga bermusyawarah menentukan hari pernikahan, tiba-tiba orang yang selama ini di tungu Tika datang.

“Tika ada apa ini, tolong jelaskan ke aku, aku sudah datang aku akan penuhi janjiku”. Afif memohon jawaban dari Tika penuh harap.

“Kenapa kau baru datang Fif, kenapa? Aku Lelah, aku capek menunggumu karena batas waktu yang sudah kita sepakati, maafkan aku, bukan aku tak setia namun aku sudah berusaha.  Dan saat ini seseorang telah datang untuk melamarku, aku tak kuasa untuk menolaknya karena orang tua sudah merestui dan inginkan pernikahanku”. Jelas Tika denagn mata berkaca-kaca.

“Tak bisa begini Tik, kau boleh batalkan acara itu, kita jelaskan ke mereka tentang kita”. Afif kekeh untuk Tika bisa batalkan acara lamaran itu. Namun tak semudah itu karena musyawarah telah terjadi antara dua keluarga.

Manusia hanya bisa merencanakan Tuhanlah yang menentukan segalanya. Tika berusaha untuk bisa pahamkan ke Afif. Bila kamu tak mampu berjodoh dengan orang yang kamu cintai, maka doakan agar dia berjodoh dengan seseorang yang lebih baik darimu, itulah puncak tertinggi dalam mencintai, setulus-tulusnya cinta, seiklas-iklasnya hati. Teriring doa terbaik untuk Afif semoga kau dapatkan jodoh terbaik.

Gunungkidul, 10 Juni 2021

Tentang Penulis: Sumarjiyati

Sumarjiyati, seorang guru PAI di daerah Gk dan telah memiliki 2 orang anak. Menyukai dunia tulis menulis setelah mengikuti pelatihan menulis bersama PGRI. Menulis baginya adalah suatu hal yang membahagiakan, dengan menulis kita bisa berbagi inspirasi. Untuk mengabadikan kenangan " tulis yang kita lakukan, lakukan yang kita tulis"

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed