oleh

Ramalan vs Lamaran

-Hiburan, Humaniora, Teknologi, YPTD-Telah Dibaca : 44 Orang

Ramalan vs Lamara

Ramalan dan Lamaran beda beda tipis. Walaupun jumlah dan jenis huruf persis sama namun makna kedua kosa kata itu menyiratkan kondisi yang berlainan. Berlainan dalam dimensi waktu dan ruang sehingga sangat jelas perbedaannya.

Lamaran adalah satu kepastian telah mengajukan suatu permintaan. Terlepas lamaran kepada seorang wanita untuk dijadikan istri atau melamar pekerjaan.

Apakah lamaran diterima atau tidak sangat bergantung pada pihak terlamar. Sedangkan ramalan adalah prakiraan terhadap sesuatu yang akan terjadi.

Melamar adalah kata kerja. Artinya tindakan itu sudah dilakukan berupa aksi gerakan tubuh mendatangi tempat kemana hajad disampaikan.

Sedangkan ramalan apakah didasari oleh perhitungan ilmiah atau hanya sekedar kira kira adalah satu tindakan juga tetapi out put nya hanya berupa pernyataan.

Awak tergerak menulis tentang ramalan berawal dari pernyataan perkiraan cuaca. BKMG meramalkan cuaca pada tanggal 11 dan 12 Januari 2020 akan terjadi hujan deras di seputar Jabodetabek.

Seperti diberitakan TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Sabtu, (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020).

Diharapkan warga selalu waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Bahkan Kedutaan Amerika di Jakarta mewarning kepada warganya agar bersiaga dan berhati hati menghadapi cuaca ekstrim sesuai ramalan cuaCa BKMG.

Tentu saja ramalan cuaca BKMG sangat ilmiah berdasarkan data pergerakan awan dan arah angin yang terpantau di satelit. Pleh karena itu akurasi ketepatan ramalan disa dipercaya dan dipertamggung jawabkan.

Itulah sebabnya kami penggemar olahraga tennis lapangan BHP menduga tidak bisa bermain pada hari Sabtu dan Minggu karena diperkirakan hujan.

Namun apa yang terjadi ternyata pada hari Sabtu pagi 11Januari 2020 walaupun agak mendung hujan tidak turun di kawasan Kelurahan Dukuh Kecamatan Ktamatjati Jakarta Timur.

Memang lapangan tennis agak basah bersebab hujan tadi malam tetapi hajad berolahraga sampai berkeringat tampaknya tidak ada kendala.

Sepanjang pagi itu cuaca sangat bersahabat, sejuk tidak terlalu panas sehingga kami biaa bermain dengan nyaman.. Mengingat ramalan cuaca Kedubes Amerika Ahad akan turun hujan deras maka kami bermain sepuasnya sebagai ganti bermain besoknya.

Sobat, Ahad cuada Kota Jakarta sangat cerah, langit biru indah sekali. Alam bersahabat sehingga warga BHP jogging dan memanfaatkan suasana mumpung tidak hujan.

Seperti diberitakan Liputan6.com, Jakarta – Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) diintensifkan dengan empat sorti penerbangan yang membawa NaCl atau garam untuk proses penyemaian awan dalam rangka mengantisipasi prakiraan cuaca buruk pada 11 sampai 12 Januari 2020 di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Kami akan terbang hingga empat sampai lima sorti penerbangan. Ini sebagai ikhtiar untuk mengurangi potensi curah hujan yang sangat tinggi,” kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu 11 Januari 2020.

Tentu saja kami bersyukur bisa bersilaturahmi lagi di lapangan tennis tanpa terhalang cuaca ekstrim. Alhamdulillah perkiraan cuaca bukan meleset tetapi bisa jadi curah hujan dialihlan ketempat lain atad usaha rekayasa iklim.

Ahad 12 Januari 2020
Salamsalaman
TD,

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed