oleh

Untung Ada P2KP

Bayangkan setelah pensiun bagaimana sepi kehidupan ketika tida ada wadah bersilaturahim. Wadah silaturahim resmi dengan teman teman sekantor dulu. Bisa jadi keceriaan dan kegembiraan agak sulit diciptakan.

Maklum saja tiga perempat usia dihabiskan bekerja.  Bukan sekedar berkerja pada satu institusi tetapi perteman dengan rekan sekerja pasti memiliki hubungan emosional  sangat melekat.  Oleh karena itu setelah pensiun hendaknya pertemanan itu terus berlanjut.  Bertemu secara berkala dalam sebuah paguyuban informal yang terorganisir.

Itulah sebabnya Brigjen Pol Purnawirawan dr. Soeryono, SKM dalam sambutan pada cara Ulang Tahun ke 26 Paguyuban Purnawirawan Kesehatan Polri (P2KP) mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Almarhum Kolonel Polisi (P) dr Sarmo Sardiya SKM.  Berkat jasa dokter Sarmo,  kita bisa berpumpul dan bersilaturahmi seperti ini, sebelumnya dan tentu pada waktu yang akan datang.

Perhatikan ungkapan hati Dokter Soeryono sebagai Anggota P2KP paling senior

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun berdiri nya P2KP ini, saya ingin menyampaikan tentang apa yang saya ketahui tentang sejarah pembentukannya sesuai dengan apa yang saya alami sendiri.

Menurut pengamatan saya, yang mendirikan P2KP itu dr Sarmo Sadrya, SKM.

Diawali dengan sering menyelenggarakan acara kumpul- kumpul  dengan para Purnawirawan Kesehatan Polri terutama pada waktu halal bi halal serta pembagian SHU (Siha Hasil Usaha) Primkopol.

Juga pengalaman beliau mensponsori perkumpulan pensiunan Rumah Sakit Bhayangkara Kediri yang diketuai oleh dr. Ken Sanyoto. Acara Kumpul2 tersebut  kan setelah purna tugas pada tahun 1989.

Para undangan yang berkumpul untuk hadir selalu didukung dengan biaya transport yang cukup.

Dalam perjalanan waktu pada tahun 1995 dr Sarmo Sadrya, SKM mendirikan P2KP yang didukung oleh rekan2 terdekatnya.

Dalam perjalanan waktu pada tahun 1995 dr Sarmo Sadrya, SKM mendirikan P2KP yang didukung oleh rekan2 terdekatnya.

Pak Tjutju ditunjuk sebagai Ketua karena mantan Kadisdokkes terakhir.

P2KP didirikan atas kesepakatan para purnawirawan dan pensiunan personil Kesehatan Polri pada tanggal 30 Desember 1995.

Demikian yang saya baca dalam konsep AD yang disusun oleh dr. Abdul Djalal AR, MPH, MA.

Kamis 13 Januari 2022 di Hotel Park Regis Arion Jl. Kemang Raya No 7 Jakarta Selatan kenikmatan berkumpul dengan teman teman berbinar kembali.  Pasalnya sejak 2 tahun kebelakang bersebab Pandemic Covid 19 anggota P2KP hanya bisa berilaturahim di dunia  maya.  Melalui Whats App Group atau terkadang di webinar zoom meeting.

Pada kesempatan itu hadir Kapusdokkes Polri Irjen. Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.Si., DFM , Karumkit Bhayangkara Tk 1 Raden Said Sukanto Brigjen. Pol. dr. Asep Hendradiana, Sp.AN., KIC., M.Kes  serta hampir 50 anggota P2KP.

Ketua P2KP Brigjen Pol (P) dr Pamudji Santoso, M,Si mengungkapkan rasa haru tak terhingga ketika menyampaikan kata sambutan. Dr Pamudji banyak berkisah tentang misteri kehidupan dikaitkan dengan perjalanan karier Sang Ayah yang juga  Perwira Tinggi Polri.

Misteri itu adalah  keniscayaan dan kenyataan. Rahasia kehidupan lambat laun terungkap setelah menyadari bahwa kekuasaan Allah SWT sungguh sangat luar biasa. Misteri pertemuan dengan teman teman yang memiliki  hubungan emosional dengan kerabat  yang sama sama dikenal.

Sehubungan Kapusdokkes Polri tugas mendampingi Kapolri maka Kata Sambutan disampaikan Karumkit Polri.  Berikut inti Sambutan Kapsudokkes

Dalam hidup adalah catatan sejarah, dalam sejarah adalah perjuangan dan dalam perjuangan adalah pengorbanan. momentum-momentum itu semua tidak bisa kita hilangkan dan tidak bisa kita hindari.

Namun nita memiliki progres, rancangan, rencana dan tujuan atas dasar musyawarah yang telah disepakati sesuai dengan program yang dibuat guna mensukseskan visi dan misi bagi dokkes polri khususnya dan bagi seluruh masyarakat pada umumnya.

Dokkes polri dalam  perjalanan sejarahnya  mengalami  suatu  proses perkembangan organisasi yang  dinamis   berawal  dari  suatu konsep untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi polri yang kemudian direalisasikan  secara  berkesinambungan,  sehingga mendapatkan suatu pencapaian kinerja yang bisa dibanggakan dan diakui secara  internasional  sehingga mampu mengangkat  nama  negara  dan  bangsa  indonesia  khususnya   polri.

Hasil capaian tersebut tidak serta merta dapat terlaksana, melainkan merupakan suatu rangkaian sejarah yang panjang yang dulunya diawali oleh para senior yang hadir disini, yang merupakan bagian yang  tak  terpisahkan  dari  berbagai  pencapaian  kinerja sebelumnya dalam  meletakkan  pondasi  demi  perkembangan  dokkes  polri  yang  kita  banggakan.  

Untung ada P2KP. Untung pula ada insan pensiunan yang tulus ikhlas menjadi pengurus oraganisasi paguyuban.  Tim inti P2Kp  mempersiapkan acara dalam waktu singkat dengan tetap disiplin mematuhi Protokol Kesehatan bekerjasama dengan pihak Hotel.

Kilas balik perjalanan P2KP disampaikan dokter Slamet Purnomo.  Dokumentasi foto kenangan itu menimbulkan gelak ketawa hadirin betapa benar pesan Pak Sarmo.  Jalan jalan dan makan makan itulah kegiatan P2Kp yang wajib di jadwalkan oleh Pengurus agar para anggota memiliki semangat.

Pada Aacara ini saya mendapat tugas memimpin doa yang intinya . Mensyukuri nikmat sehat diusia purna dan bersyukur bisa berhimpun di P2KP.  Ungkapan doa ke dua yaitu mendoakan semoga  Almarhum dr Sarmo Sardiya Pendiri P2KP  serta seluruh sahabat yang telah mendahului mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan diampuni dosa dosa.

Doa ketiga yaitu berharap sinerjitas antara adik adik personil Pusdokkes Polri dan Jajaran dengan P2kP yang selama ini telah terjalin baik dapat diteruskan. Saling asih asah dan asuh dalam upaya meningkatkan pengabdian di bidang pelayanan kesehatan dan kedokteran kepolisian dalam mendukun motto Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo

Menurut hemat penulis ada yang patut di contoh adik adik Dokkes dan jajaran  masih bertugas. Sukses story 2 anggota (baru) P2KP.  Irjen Pol (P) dr Arthut Tampi dan Irjen Pol dr Didik Agus Mintahadi Sp JP. Kapusdokkes dan Karumkit pada masanya merupakan sosok pimpinan Dokkes tercatat sebagai 2 pejabat memiliki sinergitas luar biasa dalam meningkatkan performa Pusdokkes Polri. Kini ibarat pasangan ganda buklutangkis Beliau berdua tetap kompak, boleh dikatakan husnul khatimah di dunia terutama dalam kedinasan.  Mendapat pernghargaan bintang 2 berkat prestasi.

Kegembiraan dan keceriaan di masa tua adalah suatu keharusan.  Salah satu keceriaan itu tampak pada wajah para undangan HUT ke 26 P2KP. Hadir antara Ibu Bambang Is, Ibu Akbar Rahayu dan Ibu Chirstanto.   Silaturahim tidak boleh putus walaupun suami telah wafat. Inilah kelebihan Pak Soeryono  sang ahli silaturahmi pada usia ke 90 memberi contoh bagimana P2KP bisa menjadi wadah idaman tempat kita bernostalgia.

Untung ada P2KP

  • Salam Literasi
  • BHP, 14 Januri 2022
  • YPTD

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed