oleh

Komentar Awak di Disway.id Terkait 2 Triliyun

-Birokrasi, Finansial, Literasi, Media, YPTD-Telah Dibaca : 147 Orang

dokumen dari disway.id

Rujukan TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri mengatakan sebuah tanggung jawab besar karena menerima bantuan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

“Tanggung jawab kami menyalurkan niat baik keluarga almarhum Akidi ini agar bisa tersampaikan ke masyarakat. Tentu tetap mematuhi prosedur hukum yang ada,” ujar Eko saat menerima bantuan itu pada Senin, 26 Juli 2021.

Ya kita mulai dulu dari rujukan Tempo. Co. Berita menggemparkan sejagat bersebab muncul angka fantastis 2 T. Sumbangan terbesar di niatkan donatur untuk penanggulangan pamdemi covid 19 di Propinsi Sumatera Selatan.

dokumen dari disway.id

Awak tak hendak membahas sumbangan spektakuler tersebut, Lebih tertarik mengikuti portal Bapak Dahlan Iskan di web disway.id. Tak biasanya Mantan Menteri BUMN ini membahas satu topik sampai 4 serial. Mungkin besok 1 Agustus masih ada seri ke 5.

Posting Senior Wartawan Boss Jawa Pos itu memberi tajuk seri 2 T

  • Bantuan 2 T,
  • Pusing 2 T,
  • Menunggu 2 T,
  • Perjuangan 2 T

Sebelum lanjut dan sesuai pula dengan komentar awak di 4 tulisan itu penulisan sumbangan janganlah disingkat 2 T. Tidak usah malu malu tulis saja 2 Triliyun Rupiah. Atau lengkapnya Rp. 2.000.000.000.000,- . (jumlah nol 12)

Fatwa para pujangga : tulisan kini akan menjadi saksi sejarah kelak di kemudian hari. Bisa jadi anak cucu di abad 22 bertanya tanya alias bingung angka 2 T itu senilai berapa dengan kurs dollar Amerika. Hari ini kurs Rupiah terhadap US DollarRp. 14.500.

Nah ini angka USD 2 Triliyun : 137.916.267.900 US Dolar Amerika. Sekarang sebagai pembanding apabila dibelikan emas logam murni berapa gram. Harga emas ketika tulisan ini diposting Rp.950.000 per gram. Jadi uang seabrek tersebut bisa membeli 2.105.263 gram atau 2. 105 Kg sama juga 2 (satu) Ton Emas.

dokumen dari disway.id

Abah demikian panggilan akrab sebagian para komentator untuk author disway.id memang super jurnalis. Setiap hari bada shalat subuh anda bisa menikmati tilisan yang bukan saja enak dibaca tetapi juga menjadi referensi berita dunia. Rasanya gimana kalau ketinggalan menikmati disway.id. Seperti ada yang hilang, sama juga ketika awak tak berpantun.

                     Pantun Sabtu

  • Bukan kutu sebarang kutu
  • Si kutu buku berkaca mata
  • Apa kegiatan anda di hari Sabtu
  • Sebaiknya dirumah atau olahraga

Awak pernah posting terkait disway.id sebagai satu satunya Universitas dengan Fakultas S3 Doktoral khusus membahas Permasalahan Interasional, Nasional, daerah dan juga sahabat Tionghoa si Abah. Bukan sekedar membahas tetapi si Abah juga menyampaikan solusi atau melemparkan masalah baru.

Para pembaca khususnya para komentator adalah mahasiswa setia dari beragam latar belakang dan niat. Tersedia kolom yang wajib diisi komentator sebagai syarat menulis. Isi  nama lengkap, email dan web / blog pribadi. Para komentator bisa saling reply atau memberi tanggapan. Author dan Admin disway.id tampak tersenyum geli membaca komentar yan terkadang ngak nyambung dan lari keman mana, hahahaha.

Paling tidak disway.id merupakan sarapan kedua di masa isolasi mandiri sesudah kurma ajwa dan labu kuning dan wedang uwuh bagi penulis yang namanya hampir sama. Sesama Dahlan juga sama hobby menulis tapi berbeda kelas. Awak senang sekali sesekali disapa Pak DI di WA walau tidak sebanding dengan jumlah tulisan dan pantun ke WA Beliau. Sibuk harap maklum.

dokumen dari disway.id

Kembali ke soal 2 Triliyun. Serial bersambung mulai dari tajuk Bantuan, Pusing, Menunggu dan Perjuangan 2 T menunjukkan jiwa seorang Dahlan Iskan.  Rasa penasaran  melakukan  investigator. Mencari informasi  melalui saluran jejaring wartawan dan kerabat Pak DI berkutat penuh semangat dengan ujung pertanyaan “kapan uang batuan 2 triliyun cair”

Waduh terntyata terkuak bahwa uang sebesar itu tersimpan  disalah satu Bank Singapore. Tabungan seumur hidup donatur Almarhum Akidi Tio melalui sang putri di donasikan untuk daerah tempat berusaha di Palembang dan sekitarnya. Awak memberi komentar terkait duit rupiah  di Bank Asing,. Apakah bank Indonesia,  OJK dan Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki data uang WNI tersimpan di negeri sono.

Besok Ahad awal Agustus 2021. Semoga perihal 2 Triliyun semakin terang benderang. Anehnya para pihak lain kog ngak ada yang peduli mencari tahu seluk beluk keabsahan, keberadaan dan juga kebenaran uang sumbangan tersebut. Mungkin sedang sibuk Isolasi mandiri dan urusan bansos

Untung ada Bapak DI. Pasti niat Beliau tulus ikhlas, tak ada maksud mencari sensasi brsebab beliau sendiri sensaional. Jiwa wartawan itu sudah menjadi darah daging si Abah. Semoga selalu sehat walafiat.

Posting 2 Triliyun seharusnya menggugah Para Konglomerat Nasional. Mudah mudahan orang orang terkaya mengikuti jejak Almarhum Akidi Tio mensejahterakan warga ditempat asal kelahiran masing masing. Mari membantu Bapak Jokowi yang tampaknya lelah sendirian. Untung Pak Presdien Sehat Walafiat masih kuat bertahan.  Aamiin

  • Salam Literasi
  • BHP 31 Juli 2021
  • YPTD

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed