oleh

Juara Pimpong BHP Pasangan Cak Narto

Juara Pimpong BHP Pasangan Cak Narto

Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 di BHP semakin seru.  Pasalnya tahun ini secara dadakan Panitia menetapkan olahraga Tenis Meja dijadikan salah satu ajang lomba.

Inilah satu satunya cabang olah raga untuk warga pria dewasa yang dipertandingkan. Tidak ada single hanya ada ganda. Maklum penggemar pimpong BHP sebagian besar Lanjut Usia.

 

 

Pertandingan diadakan Rabu 17 Agustus 2022 di bagian belakang Masjid Baitur Rahman. Tampaknya Panitia cukup pandai mengatur waktu.  Pukul 13.00 sampai sore. Pagi sebelumnya area halaman Masjid dipakai untuk lomba anak anak dan emak emak serta opa opa dalam beragai jenis permainan.

Tercatat  16 warga mendaftar.

  1. Bapak Adityawarman
  2. Bapak Rudy Chaidir
  3. Dokter Zulkifli Amin
  4. Bapak Dimas
  5. Bapak Maman
  6. Bapak Haji Hamid
  7. Bapak Bambang Suncono
  8. Bapak Bambang Nugraha
  9. Bapak Thamrin Dahlan
  10. Bapak Vino
  11. Bapak Sunarto
  12. Bapak Rino
  13. Bapak Aap
  14. Bapak Arif
  15. Bapak Dewo
  16. Bapak Alif

Azas keadilan ditegakkan agar tidak terjadi pertandingan pasangan ganda orang tua versus anak muda. Oleh karena itu dilakukan sistem undian dalam menetukan pasangan.  Benar saja pasangan hasil undian merupakan kombinasi tua – muda,

Sistem gugur dilakukan.  Tersedia 2 meja pimpong dan wasit merangkap panirtia dan juga pemain. 8 Pasang bergiliran bertanding. Pertandingan putaran pertama tinggal 4 pasangan.

Rupanya pertandingan pimpong seru juga kata penonton.  Apalagi babak semi final, jagoan tennis mengeluarkan seluruh kemampuan.  Lansia tampak terengah, stamina mulai menurun. Maklum jarang latihan kecuali komunitas tennis meja sering main Selasa  dan Sabtu di halaman rumah Pak Sopian G 5.

 

 

Ketika Babak Final berlangsung 1 set terdengar Azan Shalat Asar.  Pemain dan Penonton meneggakan shalat berjamah di imani Ustazd Rasyid. Sementara pertandingan di tunda. Nah bagi lansia ini kesempatan tarik nafas.  Maklum ketika melewati babak penyisihan dan semi final sangat banyak menguras tenaga.

Pasangan ganda final sangat seimbang. Pertandingan berlangsung rubber set.  Pak RW 06 bertindak sebagai wasit.  Tegas dan tegas. Akhirnya memang ada yang harus menang agar pertandingan usai.  Cak Narto beserta pasangan Lansia berusia 70 tahun  Pak Tede akhirnya dinyatakan sebagai Juara 1.

 

  • Salam Olahraga
  • BHP, 25 Agustus 2022
  • YPTD

Komentar

Tinggalkan Balasan