oleh

Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh

Persatuan Indonesia

Thamrin Dahlan

Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.  Slogan ini merupakan warisan nenek moyang Rakyat Indonesia.  Pesan bermakna  nan tersirat agar kita jangan sampai terpecah belah akibat di adu domba.

Pesan tersebut diperkuat pula dengan Bhineka Tunggal Ika.  Walau kita berbeda beda namun tetap satu.  Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa seperti rakyat ucapkan setiap Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Sila ke – 3 Pancasila : Persatuan Indonesia merupakan pengikat bagi seluruh rakyat Indonesia agar mengutamaka Persatuan setelah beriman dan bertaqwa dalam kapasitas sebagai manusia yang beradab.   Urutan ke 3 Persatuan Indonesia akan menjadi lebih mudah diamalkan setelah memahami dan mengalkan sila kesatu dan kedua.

Sebelumnya  sudah dibahas makna sila pertama dan sila kedua Pancasila.  Kini saatnya mahasiswa memperoleh penjelasan tentang makna sila ketiga Pancasila.

 Arti Sila Ketiga Pancasila

“Persatuan Indonesia” merupakan isi dari sila ketiga yang artinya adalah sebagai masyarakat Indonesia kita harus menjadi satu.

Arti satu yang dimaksud adalah utuh dan tidak terpecah-belah. Bersatu adalah salah satu cara agar negara kita menjadi bangsa yang kuat.

Walaupun memiliki latar belakang suku, budaya, ras, dan agama yang berbeda kita tetap harus bersatu untuk meraih cita-cita negara.

Dengan bersatu kita bisa memenuhi salah satu tujuan Indonesia untuk melindungi seluruh masyarakat dari peperangan dan perpecahan.

Perbedaan yang ada di Indonesia bukan untuk dipertentangkan, tetapi justru dijadikan alasan untuk selalu bersatu.

Penerapannya Sila Ketiga dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini adalah contoh penerapan pancasila berdasarkan makna sila ketiga Pancasila:

  1. Bangga akan Karya Bangsa

Pengamalan sila ketiga bisa kita mulai dengan mencintai segala hal yang dibuat oleh bangsa kita sendiri.

Contohnya, memilih untuk menggunakan barang-barang yang dibuat oleh orang Indonesia daripada buatan orang asing atau luar negeri.

Tujuannya agar masyarakat Indonesia semakin maju karena saling mendukung satu sama lain.

  1. Menghargai Perbedaan

Salah satu contohnya ada di Sekolah. Kalau teman-teman bertanya mengapa sekolah di Indonesia memakai seragam , jawabannya adalah untuk menghargai perbedaan.

Tidak ada orang yang lebih tinggi derajatnya atau sebaliknya. Semua dianggap sama, karena itu Indonesia bisa bersatu.

  1. Menggunakan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia seperti dijelaskan adalah sumpah pemuda merupakan bahasa persatuan.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang hampir dimengerti oleh seluruh masyarakatnya.

Artinya saat kita berinteraksi dengan masyarakat lain yang berbeda budaya, Bahasa Indonesia akan menjembatani kita.

Sila ke-3 dalam Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia” mengandung butir-butir pengamalan dan makna yang mendalam. Pengamalan Pancasila sila ke-3 bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di rumah yang merupakan lingkungan keluarga.

Butir-Butir Pengamalan Pancasila Sila ke-3

Sebagaimana bunyinya, Sila ke-3 yaitu “Persatuan Indonesia”, merupakan landasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sila ke-3 memuat 7 butir pengamalan, yakni sebagai berikut:

  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa

Pengamalan Sila ke-3 Pancasila di Lingkungan Rumah atau Keluarga

Prinsip “Persatuan Indonesia” yang merupakan bunyi Sila ke-3 Pancasila bisa juga diterapkan dalam lingkungan terkecil yakni keluarga di rumah.

Adapun beberapa contoh penerapannya,

  1. Giat belajar agar dapat membanggakan keluarga.
  2. Mengembangkan perilaku hormat kepada anggota keluarga yang lebih tua dan menghargai anggota keluarga yang lebih muda.
  3. Membantu berbagai kegiatan dalam keluarga.
  4. Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan peribadi.
  5. Selalu menjaga kerukunan dengan sesama anggota keluarga.

 

Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh Tema Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 merupakan pesan hidup dan kehidupan bagi seluruh Rakyat Indonesia.  Setelah hampair 2 tahun mengalami musibah pandemic covid 19 kini dengan ketangguhan saatnya kita tumbuh .

Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak boleh kalah.  Bersatu kita hadapi bencana penyakit ini dengan tetap disiplin mematuhi Protokol Kesehatan.  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan mencuci tangan.

Berkat kepatuhan rakyat dan telah dilaksanakan Vaksinasi yang mencapai angka signifikan menuju emdemi. Fakta mencatat bahwa Bulan September 2021 jumlah rakyat terpapar covid 19 semakin menurun.

Kondisi ini wajib kita pertahankan sehingga pergerakan rakyat bisa kembali normal.  Pendidikan tatap muka sudah bisa disalenggarakan.  Perekonomian rakyat mulai bergerak. Indonesia akan tumbuh berkat semakin kuatnya Rasa Persatuan Indonesia.

  • Salam Literasi
  • BHP 20 September 2021
  • TD

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed