oleh

Pancasila Sebuah Puisi

-Puisi-Telah Dibaca : 178 Orang

 

Hari ini awak ke kampus. Tujuannya lain tidak ingin mengecheck persiapan terakhir ujian tengah semester  (UTS).  Besok , 21 Desember 2012 mahasiswa  akan mengikuti UTS mata kuliah KWN (Kewarganegraan) di Semester I.  Setelah yakin semua nya beres, awak membuka file tugas mahasiswa guna melengkapi nilai.  Tugas perorangan  ada tiga buah  dan tugas kelompok membuat satu makalah.

Tugas perorangan itu meliputi kewajiban mahasiswa membaca beberapa tulisan awak di kompasiana terkait Pancasila.  Setelah membaca mahasiswa diwajibkan memberikan komentar.  Komentar atau tanggapan bisa langsung di blog keroyokan si ana, boleh juga ditulis tangan di print-out tulisan. Setelah mereka terbiasa memberikan tanggapan, tugas kedua adalah menulis.  Menulis 7 paragraf tentang Pancasila sesuai dengan pemahaman mahasiswa dikaitkan dengan cita citanya.

Tugas perorangan ke – 3 adalah membuat puisi.  Puisi adalah cetusan hati yang merupakan gabungan antara profesi dan ideologi.  Awak membaca satu persatu puisi  96 mahasiswa.  Ternyata mahasiswa dalam kapasitas lulusan sekolah lanjutan atas cukup memiliki pengalaman menarik dengan ideologi Pancasila.  Berikut ini awak tampilkan salah satu puisi tersebut.  Puisi yang ditulis oleh Dyah Tri Handayani ini  mungkin bisa membelalakkan mata kita betapa generasi muda  cukup bisa diandalkan.

Memanusiakan Pancasila

 

Pancasila,

    Kau tua,

    Kau dahulu,

    Tapi satu hal, kau takkan pernah tergantikan di jiwa kami

 

    Pancasila,

    Kau guru besar kami

    kau guru kehidupan kami

    yang mengajari cara mengagungkan Sang Maha

 

    Hey Pancasila, aku mengagumimu

    kau bertahan tuk orang yang mencintaimu

    kau bertahan tuk orang yang mengacuhkanmu

    dan aku tetap bertahan di negara ini untuk engkau yang rela bertahan

 

    maaf,

    maaf bila selama ini aku mengacuhkanmu

    maaf bila selama ini kami mengabaikanmu

    maaf bila kami memeng sehina ini

 

    sejujurnya kami sangat mencintaimu

    mencintai ketulusanmu

    mencintai kerelaanmu

    karena cinta sudah ada didadaku

 

  • Salam salaman
  • Akper Polri, 20 Desember 2012

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed