oleh

Testimoni Seorang Guru Muda

-BUKU, Literasi, YPTD-Telah Dibaca : 138 Orang

Sumber : Dokumen Pribadi TD

Testimoni seorang Guru. Rahmat Fajar (RF) Guru Labs School Cibubur.

Kami bertemu  di hari Ahad, 18 Desember di area olahraga / rekreasi Komplek Polri Polsek Ciracas. Ketika itu diselenggarakan Senam Bersama Warga RW 05 Kelurahan Rambutan Jakarta Timur.  Ramai sekali Ibu Ibu dari 11 RT memperebutkan hadiah sebagai pesenam terbaik.  Menurut Ibu Sutarto Ketua PKK acara diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari IBU.

Jarang bersua  pak Guru ini bersebab dia  tinggal di kawasan Cibubur.  Awak menghadiahkan buku BUKAN HOAX.  Ivan  demikian nama kecil Ivan Darmalis.  Ivan bersama dua orang putra dan istri sedang menginap di rumah Ibunda Ibu Darmalis.  Lahir dan besar di Asrama Polisi dan ketika remaja aktif di Baitullah Masjid jami An Nur. Ivan merupakan  generasi penerus.  Bersama anak anak kolong Ivan diharapkan  memakmurkan masjid Jami An Nur di lingkungan asrama.

Pujian wajar diberikan kepada Ivan ketika menjadi moderator launching buku MAGNET BAITULLAH.   Kemampuan komunikasi sungguh sangat memadai sehingga hadirin terpana.  Acara bedah buku ketika itu berjalan lancar berkat penguasaan materi Ivan.  Alah bisa karena biasa, itulah pelajaran dari ayahnya yang berasal dari Minang Kabau Almarhum Darmalis Purnawirawan Polri.

Berikut disampaikan Tesimoni Ivan  Sang Guru Muda tentang buku Bukan Hoax.

 

Usia bukan hambatan

Usia bukan penghalang

Ah, malu aku.

Usia ku jauh lebih muda 2 kali lipat dari usianya. 

Tapi, sudah #10 buku berhasil di terbitkan. 

Aku?

Baru #2.

Itu pun hanya buku pendamping pelajaran.

 

Ah, malu aku. 

Kesibukannya tidak dapat dikatakan sedikit, 

tapi semangat memproduksi dan berkreasi yang beliau miliki

jauuh melebihi kesibukan diriku

 

Teringatlah kami dengan Para Imam pembuat kitab agama

di tengah kesibukannya namun mampu menuliskan ribuan kitab 

untuk mempermudah aktivitas keagamaan kita hari ini.

 

Ah, malu aku. 

Lebel aktivis yang senantiasa melekat pada  diriku, 

namun lebih terlihat nyata dalam perbuatan pak haji. 

Memakmurkan Masjid Jami Annur, 

gerakan sholat shubuh,  menjadi agenda utamanya.

Terima kasih untuk bukunya Datuk.

Bukan hanya untuk buku yang engkau berikan pagi ini. 

Tapi tentang semangat yang berada di dalam buku kesekian 

yang kau berikan cuma-cuma kepada ku.

  • Golongan karya di tudung saji
    Makanan angus, dikejar angsa
    Terus berkarya duhai pak Haji
    Agar terus dikenang sepanjang masa

Komseko, 18 Desember 2016

Balasan Pantun untuk Ivan

  • Golongan karya berjaket kuning
  • Berbaris rapi di balai kota
  • Berkarya adalah tanda kehidupan bergeming
  • Menerbitkan buku mewujudkan cita  cita

 

Demikian testimoni seorang guru muda.  Semoga Ivan semakin sukses mengajar di Lab School Cibubur.  Sekolah ternama dan berkualitas dan tentu saja para bapak ibu gurunya lebih melebihi kemampuan guru standard.

 

Salam Literasi

TD

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed