oleh

Boleh Minta Tetapi Upayakan Jangan Meminta – Minta

Hidup dan kehidupan di alam fana ini beragam suka duka.  Senang gembira  dan derita nestapa ibarat pergantian siang malam.  Silih berganti.  Hari ini suka cita,  esok bisa jadi  merasakan duka lara.

Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dengan rahmat nan luar biasa tiada akan pernah pilih kasih.  Semua makhluk apatah di darat. laut dan juga diangkasa merasakan bagaimana besar dan sempurnanya Kasih Sayang Sang pencipta.

Jum’at 4 November 2022 awak sepertia biasa  berbincang dengan Bro Basri.  Setiap bulan kami besua dalam rangka mengeratkan tali silaturahim.

Basri asli Ambon bekerja sebagai sekuriti disalah satu perusahaan.  Persahabatan sudah cukup lama ketika keluarga kami masih mukim di Asrama Polisi Komseko Polsek Ciracas.

Perkenalan berawal di Baitullah Masjid Jami’ An Nur.  Basri dan awak serta jamaah Polisi Pensiunan dan Aktif  sebagai sesama jamaah Masjid saling berbagi pengalaman.

Insha Allah sembari mengucapkan Shalawat Rasulullah Nabi Muhammad SAW  kita saling berkirim doa.  Berdoa memohon redha Allah SWT serta perlindungan dan keselamatan  dunia akherat.

Perbincangan kami hari nan penuh berkah itu terkait kosa kata Minta. Ada perbedaan siqnifikan antara Minta dan Minta Minta.

Minta adalah suatu keniscayaan dalam koridor mohon bantuan untuk hal hal berkaitan pekerjaan atau pergaulan.  Sedangkan minta – minta (Anda Sudah tahu) boleh jadi menjadi profesi atau perilaku.

Bersebab hal itulah sesuai ajaran Agama kita memang wajib saling tolong menolong. Contoh : Minta tolong sampaikan salam.  Minta tolong didoakan dan Minta tolong yang tidak berhubungan dengan materi.

Oleh karena itu Keimanan seseorang teruji ketika berada pada kondisi dhuafa.  Seorang Dhuafa yang taat beribadah menyadari dan menyakini kondisi ekonomi keluarga dalam proses cobaan.

Luar biasa dalam kondisi seperti itu saudara dhuafa kita tersebut tidak akan pernah minta minta. Meminta dan berharap hanya kepada Allah SWT.  Berupaya bekerja keras seoptimal mungkin diiringi doa agar memperoleh rezeki halal.

Disitulah terlihat martabat, marwah dan harga diri seorang umat.  Walaupan dhuafa namun tidak akan pernah meminta minta kepada orang lain.  Semua perjalanan hidup dan kehidupan  diserahkan atas kehendak Allah SWT.

Perbicangan dengan Bro Basri usai sudah untuk hari Jum’at nan penuh berkah.  Awak mendapat pembelajaran terkait fenomena alam khususnya perihal perbedaan jelas antara minta dan minta  – minta.

Point nan ingin awak sampaikan disini bahwa sesungguhnya memberi tidak dilarang.  Ketika  memperoleh karunia limpahan rezeki,  wajib dipahami sebagian rezeki tersebut ada hak saudara  dhuafa. Jadi kenapa tidak kita memberi saudara dhuafa yang taat beribadah secara sembunyi atau terang terangan.

Semoga Bermanfaat

  • BHP. Sabtu, 5 November 202
  • Salamsalaman
  • TD

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar