oleh

Sapu Bersih Kabinet

-Birokrasi, YPTD-Telah Dibaca : 617 Orang

6 Kekuatan Baru Kabinet Membawa Harapan.

Seperti diberitakan detik.com : Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengenalkan menteri-menteri barunya. Ini adalah reshuffle kabinet pertama Jokowi untuk Kabinet Indonesia Maju. Pengumuman nama-nama menteri baru Jokowi ini digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020). Jokowi mengumumkan langsung nama-nama menterinya.

“Bapak, ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wapres ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota Kabinet Indonesia Maju. Untuk itu, saya akan memperkenalkan satu per satu,” kata Jokowi

Presiden dan Wakil Presiden tampaknya kali ini melakukan Fit and Proper Test lebih mengedepankan Track Record Sumber Daya Manusia (SDM) Berkualitas.  Pengalaman penunjukkan Menteri Kabinet selama ini bisa jadi berupa titipan atau apalah namanya sehingga terlupakan bagaimana rekam jejak seseorang terutama terkait KKN.

Total ada 6 menteri baru Presiden Jokowi dalam reshuffle pertama Kabinet Indonesia Maju. Berikut ini nama-nama menteri baru Jokowi yang dikenalkan sore ini:

  • Menteri Sosial: Tri Rismaharini
    Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno
    Menteri Perdagangan: M. Lutfhi
    Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
    Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin

Tak pelak apa yang dilakukan Prsiden Jokowi membuat Oknum Politisi Melongo.  Biasalah pada setiap ada reshufle kabinet  selalu saja ada para pihak yang berkepentingan terutama dari Partai “mengusulkan” calon Menteri. Bukan sekedar usulan tetapi namanya titipan pasti ada nuansa apa begitu.

2 Menteri dicopot karena kasus korupsi di tahun pertama periode ke dua Presiden Jokowi menunjukan bahwa himbauan jangan korupsi tidak mempan.  Attittude atau sikap KKN itu memang sulit terhindar ketika niat tercampur dengan kesempatan.  Apalagi ada oknum ari dalam maupun dari luar kementerian yang menggosok gosok.

Sapu Bersih

Pada kesempatan ini awak sebagai warga negara tentu berharap banyak.  Penggantian Menteri selalu menimbulkan harapan kemajuan dan perubahan di 6 Kementerian terkait. Pertama tentu disampaikan  Selamat bekerja Sang Sapu Bersih.  Kenapa pula ada kosa kata sapu bersih disini.

Baiklah awak ungkapan makna sapu bersih dari 2 sisi pendekatan budaya dan birokrasi.  Menyapu halaman kotor wajib dengan sapu bersih.  menggunakan sapu kotor adalah pekerjaan sia sia.  Ibu Risma pada dasarnya berangkat dari sana.  Beliau memang penyapu bersih dalam artian sebenar benarnya bekerja di Dinas pertamanan dan Kebersiah kota Surabaya.

Bersih bersih taman dan jalan kota terbawa ke bersih berih birokrasi.  Tantangan pertama Bu Risma ketika menginjakkan kaki di Gedung Kementeraian Soail adalah kondisi ” kotor”. Awak tak hendak berprasangka buruk terhadap masih adanya oknum birokrat bermentral KKN.  Korupsi Bansos terjadi ke Kementerian ini tentu tidak akan terjadi ketika ada pahlawan anti korupsi yang meng ingatkan Pak Boss.

Kemensos yang dulu dibubarkan Presiden Abdulrahman Wahid karena ber citra buruk. Akankah Ibu Menteri mampu mengubah secara drastis menjadi Kementrian yang melaksanakan sepenuhnya Sila ke 5 : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Orang terlunta lunta, kaum dhuafa dan orang miskin boleh berharap banyak kepada Ibu yang nantinya menjadi legend Ibu Kartini ke -2

Profesional non Politikus

Nah kini ke Pak Sandiaga Uno,  Awak 2 kali bersua dengan Beliau, semuanya di masjid.  Kesan pertama attitude Menteri Pariwisata kita Ini elok.  Elok dalam segala hal baik cara berkomunikasi dan inteligensia serta keseriusan dalam menuntaskan pekerjaan.  Boleh jadi Sandiaga Uno lebih suka disebut sebagai seorang Prosfesional Sejati dari pada Politikus.

Ibunda  Mien Uno, pernah pula kami berua. Dari seorang Ibu inilah kekuatan Sandiaga Uno bisa terjaga dari perbuatan  yang tidak sesuai denghan Kaedah Agama Islam. Pak Jokowi tidak salah pilih.  Sandiaga Uno tidak pernah patah arang ketika gagal jadi wakil persiden.  Dia telah melewati ujian paling berat. Insha Allah Sukses.

Terakhir dua Menteri profesional masuk kejajaran Kementerian Kesehatan dan Kementrian Agama.  Harapan Pak Jokowi kepada 2 Menteri yang kebetulan asing bagi awak agar beliau mampu  menunjukkan prestasi.  KKN itulah yang perlu  pertama dibenahi ditengah pandemi covid 19.

Setelah  itu merombak habis manajemen birokrat penguasa. Wajib hukumnya melakukan pelayanan prima bagi publik. Akuntabel dan Tranparansi sudah semestinya ditanpilkan Bapak Menteri  agar mental para birokrat berubah dari penguasa pemerintah menjadi pelayan publik.

2 Menteri baru lain Kelautan dan Perdaganagan awak tak paham.  Ingat pesan mak, jangan bicara apa apa yang dikau tidak kuasai betul  seluk beluknya. Hindari fitnah (hoaks).  Ber  doa  saja seandainya tidak bisa berbuat perubahan.  Semoga tidak ada lagi Pejabat Publik yang terkena operasi tangkap tangan KPK.  Aamiin.

 

Salam Literasi

YPTD 231220

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed