oleh

LARIK-LARIK KEHIDUPAN

SUARA HATI YANG TERSISIH
Oleh : Tini Sumartini

Masa ke masa telah berganti
Di jalan hidup ini tetap kumeniti
Tak pernah ada niat tuk berhenti.

Memang sudah panggilan jiwa
Di sekolah miskin, nasib membawa
Untuk memenuhi janjiku tanpa jumawa
Menjalankan tugas dengan hati legawa.

Katanya, cuanku tak sebanding pengorbanan
Lebih besar harapan dari pada penghasilan
Memang harapan itu lah jalanku dikuatkan
Semoga bukan harapan semu, terkabulkan
Kini, Pemerintah memberi kesempatan.

Tantangan dalam perhelatan itu kueksekusi
Berbekal dukungan keluarga, memotivasi
Siap kucurahkan, kerahkan semua potensi
Namun, kuhadapi tingginya uji kompetensi
Duhai, kini semua asa hanyalah fantasi
Kenyataan begitu menguras emosi.

Kini lemas lunglai langkah diri
Masihkah kumampu berdiri?
Atau bahkan kembali berlari?
Setelah kini merasa dikebiri
Akankah asa kembali diberi?

Tinggal satu harapan
Afirmasi jadi tumpuan
Semoga bukan bualan
Atau hanya dagelan.

Hanya kepada Sang Penentu kucurah
Serahkan segala resah dan gundah
Semoga masih ada harapan indah.

Cipanas, 21 September 2021

#Pray for Guru Honorer…

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed