oleh

Sehimpun Puisi tentang Suku Baduy

-Terbaru-Telah Dibaca : 66 Orang

EKSISTENSI SUKU BADUY
Oleh: Tini Sumartini

Katanya, mereka suku terasing
Menjauh dari dunia yang bising
Memagari diri dari orang asing.

Cerita Baduy tertulis dalam sejarah
Yang kudapat di bangku sekolah
Ternyata semuanya salah kaprah!
Dari mana bermula itu risalah?

Mereka adalah, suku terbelakang?
Dari nenek moyang pembangkang?
Yang berlari tunggang-langgang?
Di saat agama Islam datang?
Itu kesalahan yang terang!

Mengapa begitu banyak kesalahan?
Para pakar sejarah dulu berpahaman
Tentang suku Baduy dalam kehidupan

Hanya berdasar kabar dan anggapan
Yang turun-temurun diwariskan
Tanpa berdasar penelitian.

Ketika kudapat pencerahan
Sungguh amat mencengangkan
Hukum adat Baduy mengagumkan
Budaya mereka yang penuh tatanan
Rasa takjub di hati tak dapat terlukiskan.

Kini, sudah waktunya lahir duta-duta
Yang bisa meluruskan segala berita
Sudah saatnya melantangkan cerita
Kebenaran Baduy di Lebak tercinta.

Ayo kita bantu bicara!
Masing-masing kita punya cara
Demi eksistensi Baduy terpelihara.

Cipanas, 21 Oktober 2021

BADUY DI SIMPANG JALAN
Oleh:Tini Sumartini

Suku yang terkenal pengkuh
Memegang hukum adat, teguh
Akankah perlahan meluruh?

Faktanya, kini mereka lebih terbuka
Gaya hidup di luar adat mulai disuka
Tidak lagi memalingkan muka
Jalin komunikasi mengemuka.

Seakan mereka tak berdaya
Karena berkurangnya sumber daya
Akankah pasrah mengikis budaya?
Yang sekian ratus tahun berjaya
Demi kebutuhan, haruskah terpedaya?

Suku Baduy di persimpangan jalan
Arus modernisasi tak tertahankan
Dapatkah hukum adat dipertahankan?

Nyatanya, banyak warganya melanggar aturan
Memiliki HP, pun kendaraaan adalah larangan
Namun kini mereka tak lagi menghiraukan.

Baduy Luar seumpama lapisan pelindung
Bagi kelestarian Baduy Dalam selingkung
Namun kini sayap-sayap itu terbang membumbung
Tuk penuhi kehidupan yang membuat bingung
Tuntutan kebutuhan hidup yang tak terbendung.

Hukum adat seakan telah tertumpulkan
Aturan- aturan tak lagi ditegakkan
Akankah pikukuh tertumbangkan?
Ke jalan mana mereka simpangkan?

Duhai, arah mana yang kan mereka cari?
Amat disayangkan andai tak lestari
Eksistensi Baduy kehilangan jatidiri.

Cipanas, 23 Oktober 2021

Telah diposting di blog pribadi

https://ambuguru.blogspot.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed