oleh

Menyambangi Masjid Balaikota Bogor

-KMAB-Telah Dibaca : 157 Orang
Masjid At Taqwa di komplek balaikota Bogor(dokpri)

Rehat beberapa jenak dalam perjalanan mengitari kota bogor untuk berburu tempat tempat bersejarah dan juga menyusuri bangunan ikonik yang berada di kota hujan Bogor. Suasana siang hari di bulan ramadhan meski panas tak terasa terik namun cukup menguras keringat rupanya, setelah berada di halaman gereja Katedral.

Kaki pun melangkah menuju komplek perkantoran balaikota Bogor, karena saat libur nasional di penghujung bulan Mei maka suasana balaikota terlihat agak lenggang meski juga ada beberapa satpol PP yang sedang berjaga.

Menarik nih, meski jarak gereja Katedral dan masjid At  Taqwa jaraknya sepelemparan batu, namun memang toleransi tetap terjaga, dan ini sesuatu yang patut membuat kita bangga berada di Indonesia.

Menuju ke arah dalam melewati beberapa gedung, tiba di tempat tujuan yakni masjid At-Taqwa untuk menunaikan sholat Dzuhur. Seperti biasa Penulis saat singgah ke masjid, pasti deh ngepoin suasana masjid, ornamen bangunan, tempat wudhlu dan pernak pernik kegiatan yang di lakukan DKM.

Masjid At Taqwa bisa di sebut sebagai titik sentral dari kegiatan kerohanian di lingkungan Balaikota, apalagi di bulan suci seperti sekarang ini dan masjid At Taqwa menyelenggarakan 6 kegiatan rutin di laksanakan setiap hari.

Ada kegiatan kultum, sholat dzuhur berjamaah, buka bersama,penyediaan takjil, sholat tarawih dan juga pengumpulan zakat. Cukup banyak ya kegiatan selama bulan ramadhan.

Nah tak lupa nih Penulis pula keliling keliling masjid yang memiliki dua lantai ini, ke tempat wudlhu pria yang di dominasi keramik warna putih, areal toilet dan juga tempat wudhlunya cukup bersih, jalan menuju tempat wudhlu dengan masjid harus melalui beberapa undakan.

Lantai masjid di lapisi karpet warna merah dan pembatas shaf warna krem, ada juga tirai untuk membatasi jamaah pria dan dan wanita. Untuk dinding masjid bagian dalam di cat warna krem, beberapa AC terpasang di masjid. Jujur saja suasana masjid At Taqwa begitu khidmat lho.

Penerangan siang hari di masjid ini cukup terang karena memiliki jendela kaca yang di desain lebar, dinding masjid di lengkapi looster untuk ventilasi udara. Di bagian tiang penyangga terdapat ornamen kaligrafi. Dengan udara Bogor yang sejuk, sebenarnya tanpa penyejuk udara sekalipun suasana di dalam masjid terasa adem.

Di depan teras masjid terdapat sebuah beduk dengan tulisan “Masjid AT TAQWA Balai Kota Bogor, bagian tepi masjid dan juga depan di pagari dengan pagar galvanis. Oh iya Masjid At Taqwa pun peduli dengan kaum mudanya lho, ada agenda untuk kaum milenia. Program kegiatan lain juga ada seperti Tahfiz, Kajian Siroh, Lomba Da’i Mandiri, Santunan.

Suasana pelaksanaan kegiatan bulan puasa di masjid At Taqwa ternyata cukup padat ya, beruntung Mang Admin singgah ke sini dan bisa sholat dzuhur. Sejarah balaikota Bogor memang cukup panjang, dulu banget nama Bogor adalah Buitenzorg yang memiliki makna harfiah “Tanpa Kecemasan”.

Balaikota Bogor di bangun pada tahun 1868 dengan nama awal gedung yaitu Societat, tempat kumpulnya kalangan sosialita nyonya dan tuan Belanda yang dahulu menjajah nusantara. Jadi ngebayangin mereka ngumpul gimana ya cara mereka memberitahu untuk berkumpul disatu tempat, khan belum ada WA, hehe.

Semoga saja kehadiran masjid At Taqwa di lingkungan balaikota Bogor menjadi oase bagi para PNS yang bekerja agar lebih bertakwa, bekerja dengan keikhlasan dan melayani masyarakat kota Bogor dengan hati.

Sebuah masjid sebenarnya bukan melulu tempat ibadah formal harian, namun menjadi pusat peradaban bagi kalangan muslim, Semoga kehadiran masjid At Taqwa dengan segala kajian yang ada di dalamnya menjadi pemandu rohani agar aparatur sipil tetap bekerja optimal.

Dan juga jamaah masjid akan tetap melimpah meski bulan ramadhan nantinya berlalu, senang pernah berada di masjid At Taqwa di komplek balaikota Bogor, tunggu jelajah Penulis di masjid masjid lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan