oleh

KISAH SERU DI S2 MAP

-Mahasiswa, Pendidikan-Telah Dibaca : 145 Orang
Mahasiswa Milenial
Oleh :Usman Alamsyah

 

Mendapat info dari group PGRI Kabupaten Rejang Lebong,yang di bagikan oleh Pak Asep Suparman selaku Wakil ketua 1 PGRI Propinsi Bengkulu.Di info tersebut mengenai kuliah di Universitas Bengkulu,beserta link.Siapa yang ingin Melanjutkan kuliah silakan isi link tersebut cetus Pak Asep.Iseng-iseng saya klik link tersebut lalu mengisi data yang di minta,nomor telp juga di minta di Biodata selesai ngisi biodata.Sekitar 30 Menit ada telepon masuk mengaku Dosen dari Unib”Assalamualaikum ini Pak Usman ya”jawab saya “Iya”bapak sudah bulat tekadnya untuk Kuliah S3″jawab saya “belum”loh kok ngisi data Mahasiswa S3″cetus Dosen Unib tersebut.Lalu saya Jawab “saya masih S1 Pak Rencana daftar S2 Pak”Kata Dosen UNIB “berarti bapak salah kamar”lalu saya jawab Maaf Pak ,jadi Link untuk S2 yang mana Pak””kalau S2 Silakan hubungi Mbak Mita” minta nomor teleponnya pak.Kata saya.Langsung dikirim nomor mbak Mita..Habis itu Lamalah berpikir,jadilah kuliah S2 apa tidak ya.belum apa-apa sudah salah kamar he…he…

Setelah seminggu habis kejadian itu.Ayahnya Pak Simbang Aman Meninggal “inalillahi Wa inalillahi Rojiun”.Pas ngelayat di Rumah Duka,ketemulah dengan Firman dan Kawan-kawan Guru yang lain.Ngobrollah panjang Lebar,canda gurau,berujung tercoploslah tentang Kuliah S2.Kata Pak Firman beliau sudah daftar Kuliah S2.Kata saya “apa saja persyaratannya”.Langsung di kirim Persyaratannya ke WA saya ,lalu Pak Firman bilang”kalau untuk wilayah Padang Ulang Tanding Koordinatornya Pak Marawan Bukhari yang akrab di Panggil Pak Heri kata Firman.Lalu Pak Firman,kirim nomor WhatsApp Pak Heri ke WhatsApp saya.Dapat deh Nomor Pak Heri…

Keesokkan harinya Pak Heri nelepon,cerita panjang lebarlah tentang persyaratan kuliah s2.Kemudian setelah ngobrol panjang lebar ternyata mertua Pak Heri masi keturunan Palembang yang tinggal di Padang Ulak Tanding.Sedangkan Kakek saya juga orang Palembang Rantauan sebelum Pasar Lubuk Linggau.Rombongan Orang Palembang banyak ke Padang Ulak Tanding karena dulu Pasar Padang Ulak Tanding sebelum Lubuk Linggau.Orang Palembang hanya untuk Berdagang.Eh ternyata Mertua Pak Heri masih keluarga, dalam hati “dapat menyambung tali persaudaraan yang terputus”horeeee..

Lalu Pak heri membagi Link ke wa saya,lalu saya ngisi secara detail.dalam hati saya “Wah serba Online,File semua di buat dalam bentuk Pdf lalu kirim cukup lewat WhatsApp.Kalu dulu waktu saya Kuliah di UNIB Pertama,terpaksa nginap demi mengantar berkas ke Unib,sedangkan kini cukup Modal Pantat duduk,meluangkan waktu sejenak,mainkan jari-jari,menghadap Laptop atau HP selesai..benar-benar Praktis bukan. Zaman emang sudah berubah dari Zaman Kolonial menjadi Zaman Milenial seperti sekarang Wah hebat cetusku dalam hati.Proses pendaftar pun selesai.Lalu di bagilah daftar calon mahasiswa oleh mbak mita,setelah saya baca ternyata saya Mahasiswa Terakhir…weleh…wele…hmmmmmmm

Lalu beberapa hari berikutnya,Jadwal Tes di bagikan.Singkat cerita.tibalah hari Pelaksanaan Tes.ternyata..Eh ternyata,Pelaksaan Tes mengunakan Aplikasi.Nah ini hal baru bagi saya,selain pakai aplikasi Zoom Meeting juga menggunakan Aplikasi lain…ajeb

Saat Pelaksaan Tes.Saya terlalu santai mengisi soal bahasa inggris waktu masih 15 menit lagi,saya baca berulang-ulang,gara-gara kelewat santai”treeet”Sarver sudah tertup..wah pikir saya terlambat nih…bingunglah saat itu.lalu,dapat info,kalau yang tidak sempat ngirim harus ujian ulang.horeee dalam hatiku ujian lagi.Kebetulan yang satunya sempat ngirim,hanya bahasa inggris yang kehabisan waktu.he..he…

Keesokan harinya di telp lah oleh Pak Heri,kata beliau kenapa bisa terlambat “neman igo mikir isi ajo cepat-cepat jangan idak isi bae”.Pas waktu ujian ulang,jurus baru di gunakan.30 soal di isi dengan teliti,sisanya jawaban “A” 5 soal,lalu lanjut jawaban “B”5 soal,terus selang-seling seperti itu.Waktu masih tersisa 1 jam mengisi soal sudah selesai.Seruuuu kan…?

Jedah sekitar beberapa hari tibalah saat Pengumuman yang lulus.Agak penasaranlah untuk melihat hasil pengumuman,ada perasaan deg-deg juga gitu lho.”Treet” Alhamdulillah nama saya tercantum di situ.Setelah di baca satu persatu.Ternyata semua peserta lulus 100 %.Kata kawan wajar saja lulus 100% karena kekurangan mahasiswa..ha..ha…

Akhir saya resmi menjadi Mahasiswa Universitas Bengkulu jurusan Magister Administrasi Pendidikan.Petualangan baru di mulai,menjadi Mahasiswa di Usia Tua.Sebenarnya sih,Pernah dengar juga lagu Kasida yang sering di Putar di Radio dan Televisi”kalau belajar di waktu kecil,bagai melukis di atas batu,kalau belajar di waktu dewasa,Laksana melukis di atas air”.Dalam hati coba dulu…

Hari demi hari,perjalanan menjadi seorang Mahasiswa saya jalani.Tugas sebagai Kepala Sekolah yang menjadi tugas utama.Tugas tambahan Bisnis Kopi,Ngontrol kebun dan merawat Ibu yang sedang sakit.Setelah di jalani mumet juga nih kepala,terasa panas karena Merawat Ibu ini yang menjadi Faktor buyarnya pikiran.Bagaimana tidak ?Malam ingin di jaga,saat menjaga tidak bisa tidur semalam suntuk.Saat siang baru Ibu Tidur dari jam 07.00 Wib S.D 12.00 Wib.Sedangkan saya yang jaga tidak bisa tidur karena Pekerjaan.Akhirnya saya dan kedua kakak saya Musyawarah alias berunding,Jaga malam bergantian.Kamipun terapkan sistem Piket atau bergantian.Sedangkan siang di atas jam 12.00 wib di jaga oleh cucu-cucunya secara gantian juga.Motede ini sedikit agak membantulah..

Menjadi mahasiswa ternyata tidak semudah yang di bayangkan.Sering mendapat kuliah dadakan,Jadwal Kuliah di atur Jumat,Sabtu dan Minggu.Tapi ulah Dosen sering mendapat Kuliah dadakan.Nah ini yang menjadi Problema.Padahal masih di sekolah.Datang Informasi bahwa”hari ini ada Jadwal yang dadakan “,wele..wele..Kerjaan dadakan membuat saya mengeluh di tambah tugas dari Dosen menumpuk.Sempat ingin  mundur karena tugas menumpuk dengan Jadwal yang tidak teratur alias dadakan.Sedangkan Jadwal saya juga sudah di atur,antara Tugas sebagai Kepala Sekolah,Bisnis Kopi,ngontrol kebun dan merawat Ibu.Benar-benar kesibukan yang super.Laju ingat sebuah lagu yang liriknya”nyuuuuut nyuuuut Kepala rasanya mau Pecah”ha…ha…

Berkat dukungan,Sesama mahasiswa yang saling mensuport satu sama lain.membuat  saya bertahan dan semangat kembali.Dalam hati saya”Pokoknya Kuliah harus terus berlanjut walaupun nantinya mendapat urutan Ipk terakhir tetap gelar M,Pd”.Itupan merupakan kata motivasi dalam diri sendiri,jangan di sebar luas ya malu dengan kata-kata itu..xixixi..

jiwaku pernah rapuh dan goyah.Saat ibuku meninggal,Alhamdulillah berkat kunjungan kawan-kawan mahasiswa S2 MAP Khususnya kelas “B” Padang Ulak Tanding,terasa hubungan semakin erat.Berarti Kuliah di S2 MAP ini,selain mengejar gelar M.Pd,Mendapat Ilmu juga menambah kawan dan membuat Silaturahmi semakit Erat antar Mahasiswa.

Sebenarnya Sih,Peran kawan-kawan yang membuatku bertahan yaiutu Pertama,Peran iwit,Yang sering mengisi Kosakata Bahasa Inggris Karena memang latar Belakang S2 beliau Bahasa Inggris.Kedua,Pak Syahidun,Sering membantu juga dalam mengerjakan Tugas MK Bahasa Inggris.Pernah terjadi UAS dadakan sedangkan Saya saat itu lagi membeli Obat Ibu.Saya di Telepon Pak Syahidun,Jika tidak sempat hubungi Pak Firman karena sudah di kirim dengan Pak Firman.Tetapi ATM (Amati,Tiru,Modifikasi) jangan Copy secara utuh.Yak pikir saya dalam hati kalau Copy secara memang di larang,dalam menulis Buku juga di larang alias “PLAGIAT’.sedangkan peran yang Ketiga :Pak Amir,beliau ini membantu apabila pikiran saya lagi kacau,bila habis begadang jaga Ibu.Selalu memberi gambaran Jawaban walaupun jawaban sudah ada di Google,jadi saya bandingkan lalu Modifikasi dikit-dikit ha..ha..Keempat,Peran,yotube,google dan yahoo,yang selalu hadir saat di butuhkan.Terbuka deh Rahasia Saya hemmmmm…

Tapi Keinginan hampir mau mundur juga di alami Oleh Ibu Sempurna.Beliau juga hampir mau mundur,mengeluh dengan tugas-tugas dari Dosen.Pernah tertulis kiriman di WA “aku Mundur Kawan-kawan”.Nah banyak kawan-kawan Kaget,lalu memberi masukan,mensuport dengan kata-kata”walaupun nantinya mendapat urutan Ipk terakhir tetap gelar M,Pd”berkat kata-kata itu,Bu Sampurna bersemangat lagi.

Waktu pun berjalan ,tak terasa waktu Perkulihan Semester Satu sudah selesai.Tinggal Menunggu momen-momen Nilai Keluar atau Kartu Hasil Study Keluar.Momen ini agak menegangkan.”treet”di buka Portal UNIB lalu cek Nilai keluar “A-“besoknya lagi  buka lagi Portal UNIB Treet “A-“setelah ke-6 Mata Kuliah rampung alias Keluar semua nilainya “A-” dan “A”.Terasa legah,ternyata Kuliah jika di jalani seperti Air Sungai,teruuuuus di akan sampai kemuara asal jangan kita menentang Arus…Semangat kawan-kawan lanjut Ke semester Dua.Sampai di sinilah dulu ya ceritanya.Mahasiswa Zaman Sekarang adalah “Mahasiswa Milenial”.

Salam Literasi

Usman Alamsyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed