oleh

Pagi Menjelang

-Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 624 Orang

Pagi Menjelang

Tung Widut

 

 

 

Pekat malam terasa dalm sudut mata

Senada alunn kentongan yang meneriakan ajakan

Makan sahu bagi warga terlelap

 

 

Mata lekat hilang kala hati tekat

Menyiapkan hidangan sekadar

Mengganjal perut bekal seharian

 

 

Seruputan teh manis sebagai saksi

Niat beribadah  berpuasa saat sahur ini

Biarlah Tuhan benar meridhoi

Segala keinginan yang terkabul dalam puji

 

 

Embun yang menebal menjelang terang

Merasuk dingin di balik selimut

Tanda imsak telah datang

Bulatkan tekat hari ini

Pagi Menjelang
Tung Widut

 

Pekat malam terasa dalm sudut mata
Senada alunn kentongan yang meneriakan ajakan
Makan sahu bagi warga terlelap

Mata lekat hilang kala hati tekat
Menyiapkan hidangan sekadar
Mengganjal perut bekal seharian

Seruputan teh manis sebagai saksi
Niat beribadah berpuasa saat sahur ini
Biarlah Tuhan benar meridhoi
Segala keinginan yang terkabul dalam puji

Embun yang menebal menjelang terang
Merasuk dingin di balik selimut
Tanda imsak telah datang
Bulatkan tekat hari ini

Komentar

Tinggalkan Balasan