oleh

Merangas

-Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 128 Orang

Meranggas
Tung Widut

 

Hamparan senja samar terhalang
Mendung tipis sisa hujan
Langit semburat jauh di atas pemandangan
Cahaya jingga sedikit malu-malu
Menyambut sore dari mata petani pulang

Pohon sendirian dikelilingi emas bulir padi
Siap panen dengan kesuburan sempurna
Dia merangas merana
Janggal
Hanya batang kering yang menunjukan sisa keindahan
Masih tersimpan sejarah dalam bingkai cerita
Menjadi latar belakang karya membanggakan

Segera berakhir cerita
Sebuah dahan bulat indah
Hijau menyegarkan
Tempat berlidung dari terik yang menghajar kepala
Para petani yang bejuang
Menimang setiap enbun yang membasahi setiap helai daun
Setiap goncangan badai menghantam

 

02062021

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed