oleh

Burung Malam

-Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 26 Orang

Burung Malam
Tung Widut

Mengepakkan sayap membelah gelap
Sendirian bercuit unjuk diri
Salahkah dia saat membanggakan suaranya

Mengapa mereka bertanya namanya
Saling cerita sejak kedatangannya
Merasa risih adanya
Tak suka dengan keanehan yang masih pertama ada

Haruskah dia menjerit  menghiba
Mengubah suara menjadi tangis yang memilukan
Atau terbahak di tengah malam
Menakutkan

Akankah membawa kabar
Tentang yang  tak bisa dibaca oleh indra
Sebuah pertanda yang akan terjadi
Atau hanya sebuah hiasan malam
Agar tak lenggang sebagai  tanda kehidupan

Hanya menjalani titah yang diturunkan padanya
Mencari makan sesuai alam yang ditentukan
Harus bagaimana?

#burungcuitcuitnggegirisi07062021

 

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed