oleh

Secangkir Teh Hangat

-Fiksiana, Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 205 Orang

Secangkir Teh Manis
Tung Widut

Malam makin larut
Sepi menggelayut bercerita sendirian
Diantara gulita menelan cahaya mentari
Hitam menghilangkan pandangan kita

Kaki terlalu pegal
Jalan seharian tanpa jeda
Pintu rumah terakhir di tutup
Rindu hati telah terobati

Secangkir teh hangat menemani santai
Kursi malas menjadi saksi
Kepul beranjak mencari langit
Seirama hati yang mulai meraba peraduan

Malam yang melelahkan
Kegalauan ada di bumbui suasana
Semoga cepat terlelap

#selamattinggalmbahping

 

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed