oleh

Sanjungan

-Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 56 Orang

Sanjungan
Tung Widut

Semilir angin tipis
Dingin terasa di kulit tiada tertepis
Rasa yang ada terasa hati teriris
Menerima kata sanjungan dari sekarang yang publis

Membutuhkan pendapat emas
Mengevaluasi hasil membaca karya
Takbharus rasa suka
Dalam setiap karya

Butuh keikhlasan hati
Untuk menentukan  dimana diri berdiri
Diantara remuk hati yang terbengkalai
Atau sanjungan pura-pura  yang membuat  terperosok kegagalan tinggi

Ikhlaskan mengkritik
Dari hati kecil
Ikhlaskan kejujuran
Walau sulit untuk di telan
Ikhlaskan
Ikhlaskan apa adanya

19072021

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed