oleh

Malam Telah Berlalu

-Karena Menulis Aku Ada (KMAA), Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 119 Orang

Malam Telah Berlalu
Tung Widut

 

Kokok ayam mengurai petang
Perlahan pepohonan terlihat menghijau
Hitam pergi tergeser mentari
Terlihat merah menantang menerangi

Ayat Allah terdengar merebak bersahutan
Pengeras surau penyampaikan dengan gamblang
Mengalun menyayat hati rindukan surga
Pengobat luka pengingat jalan kepanda Nya

Embun turun perlahan
Menyapa dahan tengadah kehausan
Memohon dingin menjaring titik air datang
Menempel lalu turun membasahi akar

Selamat tinggal malam yang selalu di hati
Akan merindumu seharian nanti
Menunggu hadirmu kembali
Karena malam selalu membawa mimpi

#27082021yptdgrs

 

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed