oleh

Senja Diam di Balik Awan

-Karena Menulis Aku Ada (KMAA), Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 104 Orang

 

Senja Diam di Balik Awan
Tung Widut

 

Mendung menggelantung pekat
Angin dingin semilir menyibak hijab melambai
Cahaya sore hampir hilang

Kepul dari bibir cangkir kopi hampir lerai tak beraroma
Tetap menemani gadis manis menanti sinar senja
Hampa terlihat dari wajah sendu sedan
Kekecewaan yang tergambar dari wajahnya

Hati memanggil tanpa suara
Berharap senja menyapanya walau sebentar
Tak ada tanda sebuah jawaban
Kekecewaan ada saat senja diam di balik awan

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan