oleh

Mencnagkok Pohon Pepaya

 

MENCANGKOK POHON PEPAYA

Kira-kira dua tahun lalu melihat tentang pencangkokan pohon pepaya di canel you tube https://youtu.be/F9MidjtCw-I. Isinya mengugurkan anggapan tentang pemahaman selama ini. Anggapan menanam papaya hanya bisa dilakukan melalui lewat biji. Ketika melihat di YouTube, ada seseorang menanam pohon papaya dengan cara pencangkokan. Bertujuan umur lebih pendek, masih pendek sudah berbuah.

Kebetulan di belakang rumah ada sebuah pohon papaya tumbuh tidak pada tempatnya. Tumbuh di samping jalan menuju ke kebun. Dan tempat itu akan didirikan sebuah bangunan. Pohon ini cepat atau lambat akan ditebang juga. Karena merasa ohon ini akan ditebang tak berguna, digunakan untuk membuktikan rasa penasaran mencangkok pohon papaya. Dibuat sebagai percobaan apakah benar pohon pepaya itu bisa dicangkok? Akhirnya teori tersebut dipraktekkan.

Pada bagian pohon diiris sekitas dua pertiga dari pohon papaya. Pada bagian yang potong tersebut kemudian diberi sekat platik agar tak menyambung lagi kambiumnya. Lalu diberi segenggam tanah dibungkus plastic. Setelah sebulan dilihat, ternyata eh ternyata tumbuh beberapa akar pada bagian cangkok.

Pada batas tanah tersebut dipotong dan tanam di sebuah ban bekas. Ban bekas sebagai pengganti pot agar mudah menyirami karena saat itu musim kemarau. Hari demi hari ternyata pohon pepaya hasil cangkok mengeluarkan daun baru yang sangat sehat. Artinya pohon papaya benar bisa hidup. Karena masih penasaran apakah betul pohon pepaya ini nanti bisa terus hidup dan bisa berbuah akhirnya setiap hari saya ya siram iar dicampur dengan pupuk EM4 pertanian .

Pupuk organic EM4 pertanian merupakan bakteri fermentasi dari senyawa organik tanah yang mampu menyehatkan tanaman dan menyuburkan tanah. Senyawa organik dalam EM4 (Effektif Mikroorganisme) mampu dengan mudah diserap oleh akar tanaman.

Tanaman papaya semakin subur dibandingkan dengan tanaman yang lain yang tidak diberi EM4. Hal itu dilakukan terus sampai suatu saat buah pepaya berbuah. Buah yang dihasilkan itu sangat lebat. Pada satu tangkai ada yang bercabang sampai empat buah papaya. Jarak tangkai buah yang satu dengan tangkai buah yang lain sangat berdekatan sehingga buah pepaya sangat lebat.

 

 

 

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed