oleh

Rindu Tak Tergapai

 

Rindu Tak Tergapai
Rung Widut

Rinduku tak tebendung
Terhalang waktu yang selalu lalu lalang
Tak henti  mengeser perhatian
Menglenyapkan waktu yang   yang arus sisiihkan

Bukan tak perhatian
Bukan pula telah hilang rindu yang ada
Rindu ku semakin biru
Rinduku semakin menggebu
Disela kesibukan yang tak terelakan

Sedetik di pelupuk mata
Datang wajah manja penuh cinta
Sedetik di telinga
Suara merdu menyapa
Sedetik  layar kaca
Senyum manis menggoda

Rindu
Aku tetap rindu
Rindu menggebu
Semakin menggebu
Bersama tumpukan kertas di meja kerja
Dipojok kecil layar kompeter
Tanda rindu

#07102021yptdgurusiana

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed