oleh

HGN Ku

 

HGN Ku

Tung Widut

 

Hari ini 25 November 2021. Hari Guru Nasional. Ku ukir sebuah karya. Wayang Modern untuk Meningkatkan Pemahaman Teks Negosiasi. Karya dari sekian karya yang ingin aku tunjukan kepada dunia. Dengan jerih payah aku berjuang demi anak-anakku, agar bisa menikmati belajar seperti mereka di perkotaan. Mempunyai semangat dan mampu menghadapi kehidupan nyata. Marilah kita belajar meminimalkan keterbatasan.
Memang benar kata orang “Rejeki tak akan tertukar. Usaha takan sia-sia. Tuhan akan memberikan apa yang seharusnya diberikan sesuia kemampuan kita. Usahaku hari ini mengalahkan diri sendiri sudah tercapai, kalaupun sekarang saya bisa berdiri dengan orang nomor satu di Tulunggaung itu bonus dari Tuhan. Atas kerja keras yang saya lakukan. Walaupun jujur, catatan impianku menggenggam bintang di langit Monas masih ada.

Hari ini saya anggap sangat luar biasa. Hati semakin terbuka. Sekecil apapun usaha Tuhan memberikan imbalan.

Syukur Akhamdulilah selalu saya ucapkan. Jangan pudarkan semangat, jangan keringkan keringat. Biarkan semakin menetes. Tuhan meridhoi untuk jalan semakin jauh.
Jangan samarkan untuk tetap ada diantara mereka. Anak-anak tersayang yang harus dikembangkan. Terima kasih anak-anakku. Kau selalu di hati. Marilah kita bersama melangkah di jalan setapak untuk mencapai puncak kesuksesan.

 

Tentang Penulis: Widut

Belajar dan belajar di usia tak lagi muda. Lahir di Blitar 49 tahun lalu. Pengajar SMKN 2 Tulungagung ini mulai aktif menulis tahun 2017. Pada tahun 2018 finalis inobel dan lolos naskah buku (novel) Kesharlindungdikmen. Buku tunggalnya berjudul REOG KENDANG UNTUK GERESASIKU, PELANGI BERGAMBAR RASA, CIKAR MBAH BAKRI dan SEIKAT BUNGA TAMAN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed