oleh

Enam Hari yang Menyenangkan

6 HARI YANG MENYENANGKAN

BY: AMIRA MARITZA RAMA 7A

Hari itu, tanggal 24 December 2016 jam 02.00 WIB pagi. Aku dan keluargaku sudah bersiap-siap untuk pergi. Kami akan melakukan perjalanan yang panjang dari Jakarta. Keluarga kami akan pergi ke Semarang. Kami memilih untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil.

Perjalanan diperkirakan sekitar 9-10 jam. Kami sampai di rest area pertama saat waktu subuh. Kami melakukan perjalanan tanpa berhenti selama 5 jam. kegiatan yang aku lakukan adalah mendengarkan musik, tidur, makan, tidur lagi, main hp, dan hal-hal lainnya. Kami sampai semaramg jam 12 siang. Kami langsung pergi ke hotel untuk check in, lalu kami merapikan barang bawaan kami di kamar.

Setelah makan siang cepat di hotel, mamaku menyadari bahwa AC kamar kami sedikit bermasalah. Pemilik hotel juga bingung bagaimana memperbaikinya, tetapi pada akhirnya pihak hotel bisa memperbaikinya. Alhamdulillah kami merasa nyaman di dalam kamar.

Tanggal 25 December, kami akan keliling kota Semarang, kami mendatangi lowong sewu terlebih dahulu. Di sana terdapat penjelasan mengenai lowong sewu. Dulu lowong sewu menjadi tempat perang antar orang Indonesia dengan tentara Jepang. Saat aku mendapat tempat yang bagus untuk difoto aku langsung memotretnya. Salah satu sepupuku untuk menjadi model di foto. Aku menyusuri lorong-lorong yang dipenuhi pintu-pintu yang sudah tua. Aku memfoto lorang yang sepi itu dengan efek black and white.

Setelah dari lowong sewu kami mencari makan siang terlebih dahulu. Tanteku merekomendasikan untuk makan di soto semarang. Karena tidak terlalu suka soto, aku hanya memesan iga bakar kecap, makanannya sih lumayan. Dari makan siang kami bergegas kembali ke hotel dan istirahat. Saat mulai sore kami bersiap-siap makan malam di simpang lima dan mencari oleh-oleh. Sebelum tidur aku memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Levi Ackerman dan Karma Akabane.

Tanggal 26 December kami akan melanjutkan perjalanan ke Dieng. Di perjalanan kami mengunjungi museum kereta api. Di dalam museum berbaris kereta api yang sudah tua. Sebagai tambahan ada stasiun yang bernuansa vintage dan lama. Beberapa kereta api boleh dinaiki oleh para pengunjung yang datang. Disana aku dan sepupuku yang sudah kelas 8 melakukan sesi foto.

Beberapa menit telah berlalu, tanteku meminta untuk foto bersama di kereta. Setelah berfoto kami semua memutuskan untuk pergi ke hotel selanjutnya. sayangnya aku tidak dapat menceritakan semua perjalananku karena tidak ada waktu. lain kali aku akan ceritakan lebih lengkap lagi. Mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya.

Tulisan siswa SMP Labschool Jakarta

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed