oleh

Belajar Dagang Sama Tukang Lontong Sayur

-Bisnis, Ekonomi, Finansial-Telah Dibaca : 281 Orang

Belajar dagang dari tukang lontong sayur

Setiap hari tukang lontong sayur lewat depan rumah. Saya dan keluarga jarang membelinya. Sebab di rumah sudah masak dan masih banyak makanan.

Namun pagi hari ini, saya sengaja menunggu kedatangannya. Piring dan sendok sudah saya siapkan di teras rumah. Sebentar lagi tukang lontong sayur pasti akan datang.

Pucuk dicinta ulampun tiba. Tak berapa lama tukang lontong sayur pun datang. Suara khasnya dengan sendok yang dipukul di piring terdengar di telinga.

‘Lontong sayur!”, Begitu teriakannya. Membuat saya langsung mencegatnya di depan rumah.

Gerobak dorong lontong sayur pun berhenti tepat di depan rumah.

“Bang, kerupuknya dipisah di plastik ya!”, Kata saya menyampaikan kepada Abang tukang lontong sayur.

Saya belum tahu nama tukang lontong sayur. Padahal beliau sudah lama berdagang lontong sayur keliling kompleks perumahan kami.

Tadi saya ngobrol sama Abang tukang bakso eh Abang tukang lontong sayur. Katanya sekarang sepi pembeli. Tidak seperti sebelum pandemi. “Sekarang bisa bawa pulang Rp.100.000 saja sudah untung!”, Katanya.

Sedih juga mendengar ceritanya. Sama sedihnya dengan saya. Saya setiap hari jualan buku. Namun tidak setiap hari ada yang beli. Laku 1 buku saja gembiranya setengah hidup. Entahlah semenjak pandemi ini banyak orang yang belum beli buku baru. Mungkin uangnya belum ada. Atau mungkin ada uangnya tapi buat beli yang lainnya.

Saya menasehati Abang tukang lontong sayur. Terus saja bang jualan setiap hari. Kita tidak tahu siapa yang membeli dagangan kita. “Seperti saya yang jarang beli lontong sayur Abang”. Kata saya menghiburnya.

Ternyata lontong sayurnya enak sekali. Harganya pun murah. Hanya Rp. 10.000 sudah dapat sepiring lontong sayur dengan telur rebus di dalamnya. Tambah sambal lebih enak rasanya. Padahal harga cabe sekarang lagi mahal mahalnya.

Hari ini saya belajar dagang kepada Abang tukang lontong sayur. Setiap hari dia jualan. Lontong sayurnya enak. Dia yakin pasti akan ada yang beli sayur lontongnya. Rezeki manusia tidak ada yang tertukar. Kita tinggal menjemputnya saja.

Oh iya saya lupa. Kalau kawan kawan ada waktu, datang ya di acara peluncuran dan bedah buku berburu ilmu di negeri panda yang Lucu. Waktunya pukul 19.00 wib hari Sabtu 5 Juni 2021. Berhubungan dengan adanya pandemi covid19, kita ketemu lewat dunia Maya dulu ya. Info lengkapnya dapat dibaca di blog Omjay yang semakin banyak pembacanya. Hehehe.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Lontong sayur

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed