oleh

KMAA #12: IN MEMORIAM DR. OCTAVIANUS MATAKUPAN, M.Pd.: SELAMAT JALAN, SAHABAT!

Dr. Octavianus Matakupan, M.Pd.: ukounj202.blogspot.com.

Pukul 11.25 wita aku menerima notifikasi di telepon. Pesan dari sahabat dekatku, Dr. Fahmy Fachrezzy, M.Pd., yang sedang berada di Bulgaria. Ia sedang menemani para atletnya bertarung di sana dalam lomba Aerobic Gymnastics.

Di aplikasi WA itu tertulis: “Joy! Sudah tahu, Octav wafat?” Setelah membaca, aku hanya terdiam, merasa tak percaya. Tak menyangka berita duka itu tentang sahabat kami. Setelah jeda, kami bercakap-cakap banyak lagi.

Di sela-sela percakapan, Sabeum, begitu aku memanggilnya, mengirimkan tiga gambar. Dia mengirimkan ambar-gambar itu untuk mendukung berita yang telah disampaikannya. Supaya juga jangan dikira itu berita hoaks alias bohong.

Aku langsung mengkonfirmasi beberapa teman lainnya tentang hal ini. Dan mereka pun membenarkan berita tersebut. Malah seorang sahabat lain menjelaskan apa sebabnya. Katanya bahwa Bung Octav, panggilan akrab almarhum, sakit jantung.

Ya, sudah kita tak bisa menangkal waktu kematian. Aku hanya menggumamkan kata-kata yang pernah disampaikan oleh Ayub dalam kitab yang kuimani. Dia berkata: “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpunyilah nama Tuhan.”

Begini bunyi Lengkapnya dalam kitab Ayub 1:21. “Katanya: ‘Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!’”

Sesudah gumamkan kata dan frasa itu, aku membuka dan melihat kembali gambar tadi. Flyer, tepatnya, yang berlatar belakang putih. Di sana tertera di paling atas adalah logo UNJ, kemudian foto almarhum. Dan di bawah gambar diri almarhum ada beberapa keterangan.

Flyer berita duka: Keluarga Besar FIK UNJ

Foto almarhum berada dalam bingkai gambar dedaunan di batang bersulur berbentuk elips. Bingkai sulur-suluran dedaunan itu berwarna hijau. Foto setengah badan ada di tengah. Ia memperlihatkan almarhum mengenakan baju berwarna biru telor asin yang dilapis jas hitam di luarnya.

Tulisan di bawah gambar menyatakan kondisinya. Di sana tertulis jelas dalam huruf kapital: REST IN PEACE. Di bawahnya lagi, Keluarga Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta turut berdukacita atas wafatnya: Dr. Octavianus Matakupan, M.Pd., pada hari Minggu, 29 Agustus 2021 wib di Jakarta. Semoga Tuhan menerima amal ibadahnya serta menempatkannya di tempat terbaik Surga-Nya. Amin!

Aku hanya bisa mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya lewat tulisan ini. Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan Sang Khalik dan Sang Empunya hidup.

Almarhum adalah temanku seangkatan di Fakultas Pendidikan Olahraga (FPOK) IKIP Jakarta. Kami bertemu di almamater tercinta tahun 1983. Hanya tahun lulusnya yang berbeda. Alamarhum lebih lambat satu semester karena aktivitas kepelatihan fisik yang ditangani sangat menyita waktu.

Almarhum adalah mantan pelari 400 meter DKI Jakarta di sekolah menengah. Setelah di kampus, almarhum memfokuskan diri sebagai pelatih fisik. Karena keahliannya, dia pernah melatih fisik para pendaki gunung dari Kopassus, tim basket Aspac dan salah sati tim sepkabola nasional Indonesia. Semoga tidak keliru. Dan mungkin masih ada banyak lainnya.

Selamat jalan, Oktav!

Selamat jalan, sahabat!

 

Tabe, Pareng, Punten!

 

Tilong-Kupang, NTT

Senin, 30 Agustus 2021 (16.34 wita)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed