oleh

BELAJAR MEMBANGUN BUDAYA MENULIS

Budaya Menulis
Membangun Budaya Menulis Lewat Keterlibatan Dalam Komunitas dan Organisasi. Sumber Foto: Dok,. Pribadi.

Ketika seseorang telah rutin menulis artinya ia telah membangun budaya baru. Tetapi tantangannya adalah penulis pemula jarang berfokus pada bagaimana mengembangkan dan mengelola budaya menulis yang sukses. Membangun dan mempertahankan budaya menulis yang sukses sangat penting untuk kehidupan personal maupun kehidupan kelompok dan organisasi.

Komunikasi Efektif

Aktif menulis akan membangun komunikasi yang efektif dan jelas, serta mendorong lingkungan yang kolaboratif dan positif.

Melibatkan diri dalam sebuah organisasi, kita tidak semata hadir sebagai anggota saja. Penting untuk berkolaborasi. Kolaborasi akan sukses ketika kemampuan komunikasi dengan orang lain efektif. Nah, untuk mengasah kemampuan komunikasi ini harus dilatih, salah satunya melalui rutin menulis.

Pada awal tergabung pada satu organisasi, kita kesulitan untuk berbicara karena tidak adanya ide dan gagasan. Lewat aktif menulis ide dan gagasan akan terbangun. Setiap keping ide yang tertulis akan membangun pondasi bangunan kata-kata dalam pikiran kita. Suatu waktu kita terlibat dalam forum, ide dan gagasan ini akan mengalir tanpa henti dari mulut kita.

Tips Menulis Yang Menyenangkan dan Kolaboratif

Jika kita benar-benar ingin membangun budaya menulis yang sukses untuk pribadi dan kebutuhan organisasi, kita harus membuat kegiatan menulis itu menyenangkan bagi semua orang.

Mulailah dengan memperluas definisi tentang apa itu “penulis dan menulis”. Setiap orang setidaknya pernah menulis dalam bentuk mengetik SMS, WhatsApp Message atau menulis email.  Kegiatan-kegiatan ini adalah kesempatan untuk meningkatkan keterampilan menulis. Membaca poin ini pastinya menyadarkan kita bahwa selama ini, tanpa disadari proses menulis telah menghiasi hari-hari hidup kita.

Biarkan diri kita membuat kesalahan selama tahap penyusunan ide sehingga kita dapat belajar dari setiap kesalahan itu. Penulis akan makin dewasa ketika ia sanggup memperbaiki setiap kesalahan yang terjadi.

Ciptakan lingkungan kolaboratif di mana penulis dapat mengedit dan memberikan umpan balik pada tulisan satu sama lain dengan cara melibatkan diri dalam sistem pertemanan yang santai dan mendukung. Salah satunya dengan tergabung dalam grup WhatsApp dengan topik belajar menulis.

Jika ada pelatihan menulis, maka investasikan diri dalam pelatihan tersebut. Kegiatan ini tidak akan membosankan karena adanya diskusi kelompok menulis yang bertemu setiap 2-3 hari minggu. Selain itu bagikan juga informasi bagaimana latihan menulis yang menyenangkan dan mudah secara teratur lewat grup-grup media sosial.

Menciptakan Sistem Akuntabilitas

Ketika kita telah mampu membuat budaya menulis yang menyenangkan dan kolaboratif, secara tidak sengaja kita akan menciptakan sistem akuntabilitas. Ini terjadi karena ketika kita terlibat dalam memoles keterampilan menulis, ia sendiri sementara belajar saat membantu teman-teman grup menulis. Boleh dikatakan kegiatan ini sebagai kegiatan sambil menyelam menenggelamkan diri sekaligus.

Setelah kita membangun budaya menulis yang sukses, lebih sedikit kesalahan yang terjadi dalam penulisan naskah. Baik kesalahan untuk diri sendiri maupun untuk rekan dalam organisasi/komunitas kita. Mari membangun dan memelihara budaya menulis yang sukses.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed