oleh

TINGGALKAN IDE

Tinggalkan ide
Jaga konsistensi menulis dengan meninggalkan ide. Foto: Dok. Pribadi.

Cara terbaik untuk mengakhiri sesi adalah berhenti ketika Anda berjalan baik dan ketika Anda tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jika Anda melakukannya setiap hari … Anda tidak akan pernah terjebak … alam bawah sadar Anda akan bekerja sepanjang waktu. Tetapi jika Anda memikirkannya secara sadar atau mengkhawatirkannya, Anda akan membunuhnya dan otak Anda akan lelah sebelum Anda mulai.

Ernest Hemingway

Jangan Berhenti

Sebuah solusi saya tawarkan bagi kita untuk tetap memiliki bahan tulisan di hari berikutnya. Merujuk pada pendapar Ernest Hemingway, setiap kali kita akan mengahiri sesi menulis kita, atau menutup sesi menulis, kita harus meninggalkan sebuah ide sebagai materi tulisan kita berikutnya. Ini menyarankan Anda bagaimana mengakhiri setiap sesi menulis Anda sendiri tanpa kehilangan ide.

Meskipun ini kelihatannya sederhana, menurut saya ini benar-benar akan membantu Anda memfokuskan kembali pikiran secepat mungkin ketika saatnya kita menulis untuk sesi berikutnya. Dengan kata lain, jangan berhenti ketika Anda merasa baru saja menyelesaikan sebuah pemikiran atau ide. Berhentilah menulis ketika Anda masih memiliki ide. Tetap berada dalam lingkungan ide yang kita tuliskan membuat kita benar-benar menikmati prosesnya! Ini mungkin sulit, tetapi tidak sesulit memulai lagi ketika Anda telah menyelesaikan bagian sebelumnya dengan sangat rapi.

Ide Sambung-Menyambung

Saya belajar pada tulisan saya ini mulai dari ide pertama hingga yang terakhir ini. Semuanya memiliki keterkaitan satu sama lain. Bahkan sebelum saya menutup komputer setiap hari, saya telah menyiapkan judul-judul kecil untuk saya tulis setiap hari. Termasuk ketika saya merencanakan untuk membuat 2-3 tulisan sehari. Setiap konten tulisan seperti sambung-menyambung dari judul pertama hingga terakhir.

Memaksimalkan Fokus

Berdasarkan pengalaman menulis pribadi saya, metode ini sangat membantu memaksimalkan fokus. Setiap sesi menulis akan berjalan berimbang ditinjau dari segi naskah. Ketika ada beberapa hari kita merasa kekurangan ide, maka meninggalkan ide akan membuat tulisan lainnya menjadi lebih baik.

Mungkin  bagi Anda metode ini bisa saja kurang cocok. Sehingga setiap penulis perlu menentukan praktik terbaik mereka sendiri dalam menjaga fokus dan konsistensi menulis. Namun tidak ada salahnya juga untuk mencoba, apalagi jika kurangnya fokus telah membebani Anda. Percayalah bahwa begitu Anda menemukan taktik yang tepat, Anda akan bertanya-tanya bagaimana Anda bisa menulis tanpa metode itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed