Arsenal Menang Dramatis atas Luton Town

Arsenal menjalani laga ke-15 Premier League dengan menyambangi skuad Luton Town di Kenilworth Road, Rabu (6/12/23) dini hari WIB.

Laga yang mendebarkan tersebut berakhir dengan kemenangan Arsenal 4-3 atas tuan rumah Luton Town. Gol kemenangan The Gunners terjadi pada menit 90+7 injury time berkat sundulan Declan Rice. 

Dengan hasil ini Arsenal masih nyaman di puncak klasemen mengumpulkan tambahan 3 poin lagi menjadi total 36 poin.

Mereka untuk sementara unggul 5 poin dari Liverpool di posisi kedua dan 6 poin dari Manchester City di posisi ketiga.

Liverpool sendiri masih harus memainkan laga mereka yang ke-15 dengan bertandang ke markas Sheffield United di Bramall Lane, Sheffield.

Sementara itu Manchester City berkunjung ke markas Aston Villa di Villa Park, Birmingham. Bagi Pep Guardiola laga ini sangat berat mengingat hanya dengan kemenangan saja untuk mampu tetap bersaing dengan Arsenal.

Mari kita ulas bagaimana serunya laga Arsenal menghadapi Luton Town. Laga tersebut penuh dengan ketegangan karena gol demi gol lahir saling susul menyusul.

Skuad The Gunners turun dengan formasi 4-3-3. Pelatih Mikel Arteta melakukan tiga perubahan dari tim yang mengalahkan Wolves 2-1 pada akhir pekan lalu.

Pada posisi bek sayap, Ben White dan Jakub Kiwior menjadi starter menggantikan Takehiro Tomiyasu dan Oleksandr Zinchenko.

Begitu pula Kai Havertz juga dimasukkan sebagai starter menggantikan Leandro Trossard yang malam itu ada di bangku cadangan.

Sementara itu Bukayo Saka dalam laga ini mencatatkan sejarah membuat penampilannya menjadi laga yang ke-200 bersama Arsenal.

Menikmati laga Luton dan Arsenal ini sungguh sangat menegangkan terutama bagi kedua Fans yang hadir di Stadion maupun yang melihat melalui televisi.

Tuan rumah Luton Town telah memberikan perlawanan yang sangat ketat kepada tamu mereka Arsenal yang saat ini memuncaki klasemen sementara.

Kendati demikian skuad asuhan Mikel Arteta, The Gunners Arsenal berhasil mengungguli tuan rumah dengan skor 2-1 hingga babak pertama usai.

Gol-gol Arsenal dicetak oleh dua pemain asal Brasil, Gabriel Martinelli memanfaatkan umpan Bukayo Saka dan sundulan Gabriel Jesus dari umpan lambung bek mereka, Ben White.

Luton Town sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hasil sundulan Gabriel Osho dengan memanfaatkan tendangan sudut yang dilakukan oleh Alfie Doughty.

Pada babak kedua ketika laga baru berjalan 4 menit, Luton Town berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hasil sundulan dari Elijah Adebayo.

Berawal dari tendangan sudut, Adebayo berhasil menyundul bola memenangkan duel dengan kiper Arsenal, David Raya.

Mungkin perlu menjadi catatan dengan dua gol Luton ini. Semuanya akibat tidak jelinya David Raya melakukan antisipias arah bola yang datang ke area penalti Arsenal. David Raya selalu terlambat bereaksi. 

Luton Town bahkan unggul 3-2 berkat tembakan keras Ross Barkley yang tidak mampu diselamatkan kiper David Raya pada menit ke-57.

Kembali David Raya terlambat memberikan reaksi terhadap tembakan Barkley dari luar kotak penalti sehingga bola masuk melalui selangkangan dari kedua kakinya. 

Hanya 3 menit kemudian, Kai Harvetz melakukan kerja sama yang bagus dengan Gabriel Jesus di area penalti Luton menghasilkan gol penyama kedudukan menjadi 3-3.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Arsenal dalam sisa waktu yang ada terus berupaya mendapatkan gol kemenangan.

Trio lini tengah yang dimotori Martin Odegaard, Declan Rice dan Kai Havertz benar-benar mendominasi area mereka. Pergerakan trio ini sangat mobil saling mengisi dalam format 4-3-3 menyerang.

Mereka sangat unggul dalam lenguasaan bola hingga 67 persen dengan 23 peluang tembakan dan 9 tembakan tepat sasaran ke gawang Luton yang dikawal oleh Thomas Kaminski, seperti rilis Premierleague.com (5/12/23).

Arsenal juga memiliki 788 sentuhan bola jauh dengan tuan rumah Luton yang hanya memiliki 487 sentuhan terhadap bola. Halitu menjadi gambaran The Gunners menguasai permainan.

Namun mereka hingga laga berlansung 90 menit waktu normal masih belum mampu menjebol gawang Luton. Hampir semua yang hadir di Stadion menganggap laga akan berakhir dengan imbang.

Akhirnya dari sebuah serangan dari sayap kiri, sebuah umpan lambung ke area penalti Luton, Declan Rice berhasil memanfaatkannya dengan sundulan kepa menjebol gawang Thomas Kaminski.

Gol ini benar-benar sangat menyakitkan bagi tuan rumah Luton tapi sangat melegakan bagi skuad tamu, Arsenal. Kerja keras mereka dan pejuangan untuk memenangkan laga ini bagi skuad asuhan Mikel Arteta ini patut diberikan dua jempol.

Usai laga tersebut Mikel Arteta menyambut gembira kemanagan ini. Kepada Premierleague.com (5/12/23) Arteta mengatakan:

“Saya sangat senang. Kami tahu ini akan menjadi pertarungan besar di sini, kami mempersulit diri kami sendiri dengan cara kami kebobolan.

“Semangat tim, cara kami berjuang, menunjukkan kualitas kami di momen yang tepat dan tidak pernah menyerah. Kami melakukannya dan mendapatkan hadiah kami hari ini.” Demikian kegembiraan pelatih Arsenal.

Arsenal masih memiliki keunggulan kualitas dibandingkan Luton Town, itu jelas. Mereka hampir saja tertahan di markas Luton yang berhasil memberikan perlawanan ketat. Hanya mental juara yang akhirnya memenangkan laga ini. 

Selamat untuk The Gunners masih nyaman di puncak klasemen sementara Premier League. Namun laga bulan Desember masih menyisakan 5 pertandingan yang sangat krusial.

Salam bola @hensa17.