Marhaban Ya Ramadan 1446 Hijriah / 2025 Masehi

Dokumentasi foto tahun 2019 bersama Cucu Azka Zaidan Atallah, Zafran Abidzar Nusantara dan Alzam Al Kharami.  Alhamdulillah kini sudah mampu ibadah puasa Ramadan sebulan penuh 

 

Al Baqarah ayat 183.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَععَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Ramadan bulan nan ditunggu tunggu umat Islam sedunia. Bulan suci nan penuh rahmat, berkah dan pengampunan. Betapa luar biasa kehidupan muslim ketika diberi  waktu selama 1 bulan untuk kosentrasi beribadah. Istirahat sejenak setelah 11 bulan   bergumul dengan kehidupan rutin dunia.

Patutlah kita bersyukur diberi kesempatan memasuki bulan ramadan dalam keadaan sehat walafiat.  Inilah karunia Allah SWT nan tiada terhingga kepada umatnya agar kembali dan kembali beribadah menuju ke taqwa an nan kaffah.

Al Baqarah ayat 184.

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Oleh karena itu mari bermohon agar kita mampu seoptimal mungkin beribadah menit per menit jam perjam hari per hari agar seluruh kosentrasi tertuju semata mengharap redha Allah SWT.

 

 QS Al Baqarah ayat 185.

Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.

Selain ibadah wajib  selama ramadan terdapat shalat Taraweh. Berupaya  membaca Al Qur’an sampai khatam, kemudiam  banyak bersedekah berbagi kepada saudara dhuafa.

Al Baqarah ayat 187.

 Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu.

Mudah mudahan seluruh rangkaian ibadah Ramadan 1446 Hijriah / 2025 Masehi dapat kita laksanakan sepenuh hati. Semua niat diluruskan semata mengharap Redha Allah SWT dengan harapan kita kembali kejati diri fitri ketika memasuki bulan Syawal .

Amin Ya Rabbal Alamiin.

Allahuma syali ala Syaidina Muhammad wa ala ali Syaidina Muhammad

 

Salam Takziem

24 Februari 2025

TD

 

 

Tinggalkan Balasan