Rafa Menerima Hadiah Lebaran Istimewa
Hadiah Lebaran Istimewa Datuk
Puasa Ramadan Full
Ramadan kali ini terasa sangat spesial bagi Azka, Zafran, Alzam dan Rafa. Bocah cilik mendapat tantangan dari Datuk tercinta.
“Jika Cucunda bisa puasa penuh selama sebulan, Datuk akan memberikan hadiah istimewa di Hari Raya Idul Fitri nanti!”
kata Datuk dengan senyum penuh semangat.
Mata Rafa berbinar.
“Benar, Datuk? Hadiah apa itu?”
“Surprise! Yang jelas, ini hadiah yang akan membuat kalian bangga pada diri sendiri!”
jawab Datuk sambil mengusap kepala cucu cucunya diawal ramadan 1446 Hijriah.
Mendengar itu, Bocil semakin semangat dan bertekad menghadapi tantangan. Mereka ingin membuktikan bahwa dirinya sudah besar dan bisa berpuasa ramadan 30 hari.
Hari pertama, Rafa masih penuh semangat. Tapi, di siang hari, perutnya mulai berbunyi, tenggorokannya terasa kering.
“Ibu, boleh minum sedikit saja?”
tanyanya dengan wajah memelas.
Ibu tersenyum lembut.
“Rafa kuat, kan? Tinggal beberapa jam lagi, nanti bisa berbuka dengan es buah favorit .”
Mengingat es buah segar, Bocil kembali bersemangat. Hari demi hari ia lalui dengan penuh perjuangan. Ada kalanya teman-teman menggodanya dengan permen dan es krim, tapi ia ingat janji Datuk dan kebanggaan yang akan dirasakannya nanti.
Tak terasa, sebulan pun berlalu. 4 Bocil berhasil menyelesaikan puasa nya penuh 30 haro! . Di pagi Hari Raya Idul Fitri, setelah salat dan bersalaman dengan keluarga, Datuk memanggilnya.
“Azka, Zafran, Alzam, Rafa, selamat! Kalian sudah membuktikan bahwa Bocil kuat dan bisa menepati janji. Ini hadiah dari Datuk!”
Datuk menyerahkan sebuah amplop masing masing berisi uang Rp300.000. Mata mereka terbelalak.
“Wow, ini hadiah besar! Terima kasih, Datuk!”
Datuk tersenyum.
“Hadiah ini bukan hanya tentang uang, Nak. Ini adalah bukti bahwa Kalian punya tekad dan keteguhan hati. Jika kamu bisa menahan lapar dan haus sebulan penuh, artinya kamu bisa menghadapi tantangan lain dalam hidup dengan baik.”
Rafa cucu paling kecil kelas 2 SD mengangguk angguk penuh rasa bangga. Ia belajar bahwa puasa bukan hanya tentang menahan diri, tapi juga tentang kesabaran, tekad, dan kepercayaan pada diri sendiri. Ramadan tahun ini benar-benar memberikan pelajaran berharga bagi para cucu.
Dan tentu saja, mereka dengan hadiah dari Datuk sudah membayangkan untuk apa uang itu. Sepertinya anak anak ingat diajarkan Ayah Bunda terbiasa ke toko buku. Membeli buku cerita dan tentu tak ketinggalan mainan kesukaan.
Alhamdulillah.
Salam Semangat, Sang Juara!
Kisah Nyata ini merupakan motivasi Orang Tua untuk anak anak. Hadiah nan dijanjikan diharapkan dapat memberikan semangat bagi anak-anak melaksanakan ibadah puasa penuh selama Bulan Ramadan.
Kondisi tersebut bisa tercapai apabila diciptakan suasana kegembiraan dan kebanggaan di keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah..
Semoga bermanfaat!
- Salam Literasi
- BHP. 1 April 2025
- TD