Dekadensi Moral!

Negeri kita merdeka sejak 75 tahun silam
Iya, merdeka..
Merdeka karena terbebas dari penjajah luar
Bukan berarti merdeka dari penjajah negeri sendiri

Katanya ini negara hukum?
Tapi nyatanya..
Ini emang negara hukum, tetapi hukum rimba!!
Dimana yang kuat bertahan
Dan yang lemah terseleksi “alam”

Katanya hukum di negera ini tidak pandang bulu?
Tapi nyatanya..
Jangka waktu kurungan terpidana korupsi dengan pencuri kayu tak terpaut jauhnya!!

Katanya ini negara yang bebas mengeluarkan pendapat?
Tapi nyatanya..
Rakyat dibungkam ketika ingin menyampaikan pendapat!!

Katanya negara ini adil dan makmur?
Tapi nyatanya..
Si kaya berkuasa dan si miskin teraniaya!!

Katanya tanah kita tanah surga
Tapi nyatanya..
Memang tanah surga, tetapi surga bagi para penguasa!!
Buktinya, lempar kayu tumbuh bangunan

Rusaknya moral setiap golongan
Baik milenial
Maupun kolonial
Mengedepankan ambisi untuk kepuasan diri
Tak pandang baik buruknya persepsi
Memperkaya diri demi kepuasan perut sendiri
Tanpa memikirkan nasib orang kecil yang bahkan tak tau akan makan apa hari ini

Aku berbicara dari perspektif diriku
Ku rasa, saat ini Ibu Pertiwi benar-benar sangat bersedih
Bagaimana tidak bersedih..
Hutan yang lebat, kini tinggal lahan kosong tanpa penghuni
Gunung ditebas menjadi villa
Sawah diubah menjadi pabrik

Tikus-tikus berdasi pemakan uang yang diberi peluang
Pengusaha yang memeras tenaga dan menggusur tempat tinggal manusia dan hewan demi kepuasan kantong
Merusak dan mencemari lingkungan tanpa belas kasihan

Wahai generasi muda penerus bangsa
Sadarkah engkau..
Bahwa negara kita berada dalam keadaan yang tidak baik-baik saja?
Akankah engkau biarkan negeri kita tercinta terpuruk dalam kehancuran untuk selamanya?
Dimana semangat pancasila?
Dimana semboyan Bhineka Tunggal Ika?
Dimana garuda yang gagah perkasa?

Sumpah pemuda dibuat untuk menyatukan para pemuda,
Lantas jika para pemuda tidak mempunyai rasa toleransi satu sama lain,
Untuk apa sumpah pemuda diikrarkan?

Mari bersatu mewujudkan mimpi Ibu Pertiwi
Mewujudkan cita-cita para pahlawan yang telah berjuang di garis depan perjuangan
Jika bukan kita para pemuda,
Lantas siapa lagi yg bisa diandalkan?

Wahai para pemuda!!
Generasi penerus bangsa!!
Bangkitlah!!
Satukanlah kekuatan!!
Tajamkan pedang!!
Dan siap berperang!!
Bukan untuk melawan penjajah!!
Tapi untuk melawan ketidakadilan di negeri sendiri!!

Tinggalkan Balasan