oleh

Takdir yang Tertunda Membawa Terbang Ke Negeri Tirai Bambu

-Humaniora-Telah Dibaca : 1,033 Orang

TAKDIR YANG TENTUNDA MEMBAWA  TERBANG KE NEGERI TIRAI  BAMBU

Oleh: Merianah,M.Pd.

Merianah
Merianah

Pada tahun 2017 kisah ini dimulai, seorang guru yang sederhana mengajar di sekolah  dasar pada daerah yang termasuk  kota kecil  tepatnya di kota Bengkulu ,dia di intruksikan oleh kepala sekolah untuk mengikuti lomba guru berprestasi tingkat kota yang diselengggarakan oleh dinas kota Bengkulu dan diberi waktu untuk menyiapkan beberapa persiapan, seperti portofolio, makalah, banner dan lain-lain, al-hasil Alhamdulillah dengan izin Allah swt semua dapat diikuti walau terseok-seok mengingat begitu banyak tugas yang diemban disekolah yang juga harus dikerjakan.

Syukur Allahmdulillah kerja keras tidak memungkiri hasil. Dengan izin Allah SWT, saya mendapatkan nilai yang terbaik. Saya yakin ini bukan karena kerja keras saya saja, namun saya yakin pasti ada do’a-do’a orang soleh yang ikhlas sehingga Allah SWT kabulkan menjadi yang terbaik untuk juara tingkat kota. Untuk lomba yang saya ikuti ini yaitu  lomba guru berprestasi, apabila mendapat juara 1 di tingkat kabupaten kota maka akan mewakili kabupaten kota untuk  berlaga kembali di tingkat propinsi sampai nasional.

Setelah sekitar 3 hari selesai lomba, pihak dinas kota memberikan informasi untuk persiapan lomba di propinsi sehingga saya diminta memperbaiki point-point yang belum maksimal pada portofolio, karya tulis, baner dan alat peraga yang merupakan kelengkapan untuk perlombaan di propinsi, maka sekitar 1 minggu persiapan pun dilakukan dengan melibatkan keluarga terutama suami yang luar biasa memberi support, wawak  dari keluarga bapak saya yang juga luar biasa memberi support serta teman-teman seperjuangan dan kepala sekolah yang semuanya memberikan support yang luar biasa. Setelah semuanya selesai dipersiapkan,  maka tinggal menunggu panggilan dari diknas propinsi untuk berlaga kembali.

Takdir kehidupan kadang kala berbeda dengan harapan, setelah menyiapkan semua kelengkapan untuk berlomba di propinsi dan menurut saya ini sudah selesai maka, saya pun fokus ke rutinitas sehari-hari , dan pada minggu berikutnya di wa grup guru SD sekota Bengkulu dihebohkan dengan pengumuman  guru berprestasi tingkat propinsi, dan temen teman bertanya kepada saya kenapa saya tidak ikut berlaga di tingkat propinsi. Tentu saja rasa kecewa sebagai  manusia biasa  menghampiri saya dan langsung saya menghubungi dinas kota meminta penjelasan, dan dari dinas mengatakan bahwa kita tahun ini ngak ikut berlomba agar lebih maksimal untuk tahun depan. Mendengar kabar itu, kondisi hati langsung drop mendengar penjelasan diknas kota tapi langsung harus berpikir positif agar tidak mempengaruhi aktivitas kedepan bahwa rezeki manusia tak akan tertukar dan memang belum rezekinya.

Pada tahun 2018 lomba guru berprestasipun dimulai dan dapat  info dari diknas kota untuk berlaga ke propinsi, secara hati tidak terlalu berharap karena perjalanan tahun 2017, sayapun mengikuti lomba di propinsi bersama teman-teman dari kabupaten lainnya, dan tibalah hari pengumuman lomba. Benar rezeki tak akan tertukar saat pengumuman saya dinobatkan sebagi juara 1 propinsi dan berlaga di tingkat nasional.

Moment inilah yang memberikan saya kesempatan bertemu dengan guru guru hebat se-Indonesia dan di moment ini juga akhirnya saya bisa menimba ilmu di negeri tirai bamboo (China). Persiapan berangkat ke negeri China, kami para guru berprestasi di bekali hal-hal yang dibutuhkan untuk berangkat kesana, akhirnya tibalah saat saya bersama rombongan berangkat ke negeri China dengan naik pesawat lebih kurang sekitar 8 jam.

Saat pertama berada di negeri China, kita di jemput menaiki bus ke kota Jiangju oleh pemandu yang sudah disiapkan pihak dari China, khususnya kampus Jiangsu, hal pertama yang kita lakukan saat tiba di apartemen Jiangshu adalah melakukan registrasi dan kelengkapan lainnya  sehingga kita dibagi menjadi beberapa apartement untuk tempat tinggal selama di China , pada hari berikutnya  kita melakukan tour di kampus Jiangju , acara penerimaan guru guru yang belajar ke China oleh pihak kampus , setelah ceremonial selesai kita semuanya pulang kembali ke apartemen  untuk beristirahat. Karena menyiapkan diri untuk kegiatan hari berikutnya,

Diminggu pertama berada di China pihak dari kampus memberikan beberapa pembelajaran diantaranya adalah Kursus Dasar Bahasa China, Kunjungan ke sekolah  yaitu  Ke kampus  Nahnu CUMT melihat aplikasi ICT  Penerapan STEM ( menjelajah system pengajaran, multimedia modern, merekam, mengembangkan ruang kelas, dan ke museum  CUMT,memahami Teori dan Praktik tentang rencana aksi Xuzhou, Reformasi dan pengembangan  pendidikan di Propinsi  Jiangsu serta belajar  Kaligrafi China dan Tulisan China.

FOTO BERSAMA SETELAH SELESAI PEMBUKAAN

KULIAH UMUM PERTAMA DI CUMT

 

KURSUS BAHASA CHINA DASAR

 

KONDISI RUANG KELAS  DI CUMT

 

CALIGRAFI CHINA

 

 

Di minggu kedua berada di China kegiatan yang kami lakukan cukup padat diantaranya adalah mempelajari tentang Proposisi pengembangan pendidikan kejuruan di Tiongkok, Kuliah umum   “ Prinsip dan praktek mengajar di kelas “. Kunjungan ke sekolah yaitu ke Kampus CUMT belajar tentang  “penerapan ICT dalam pembelajaran STEAM” ( menjelajah laboratorium , pusat penelitian  teknik nasional/ pusat ilmu pertambangan).

Kami juga melakukan aktivitas kebudayaan  yaitu memotong kertas dan kerajinan tangan,   Investigasi kebudayaan yaitu  Exsplorasi Budaya Confucian di Qufu.  Serta kunjungan  ke Technological innovation Center , Xuzhou dan Kunjungan ke Balai Adat Rakyat Xuzhou dan  Halaman Arsitektur tradisional tiongkok.

Dari minggu ke dua ini ada hal yang dapat saya pahami untuk hal positi yang ada di negeri tirai bambu ini diantaranya adalah Jika bekerjasama dengan negara-negara lain yang harus dilakukan adalah : Imitasi ( buat yang sama) dan Kembangkan menjadi lebih baik. Pesan yang paling penting untuk seorang guru adalah Jadilah guru yang mencintai pekerjaannya, Mempunyai empati untuk siswanya , Respek terhadap pekerjaannya sehingga nanti guru dalam mengajar akan bahagia sehingga akan tercipta pengajaran yang menyenangkan. Agar suatu sekolah menjadi lebih bagus dan berkualiatas adapun syarat yang wajib dilakukan adalah :

  1. Betul-betul perhatikan apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja pada zaman ini.
  2. Mengikuti perkembangan teknologi dinegara lain.
  3. Join program ke negara yang lebih maju.
 

Di lab ilmu pertambangan

Reflika mesin yang digunakan untuk kegiatan pertambangan

 

Sekolah dasar Wang Jie

Pemanfaatan dinding untuk kreasi siswa

 

 

 

Kegiatan kerajinan tangan dan memotong kertas

 

Hasil dari kerajinan tangan dan memotong kertas

Bersama Mrs. Susi di  Confucian di Qufu

 

Exsplorasi Budaya Confucian di Qufu

Secara umum hal hal yang saya peroleh saat belajar di negeri tirai bambu  ini adalah

  1. Disiplin waktu
  2. Menghargai pendapat orang lain
  3. Mematuhi dan mentaati keputusan bersama
  4. Menghargai sejarah negera sendiri dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya sendiri mulai dari usia dini.
  5. Mewariskan budaya
  6. Bangga memperkenalkan budaya kepada pihak lain.
  7. Desain kurikulum internal untuk mendapatkan kualitas siswa
  8. Awal dari pendidikan adalah pendidikan karakter.
  9. Menanamkan nilai bahwah kesuksesan diperoleh karena memiliki sifat pekerja keras, optimisme, kepercayaan diri, dan juga rasa kesatuan
  10. Memperbanyak jaringan terhadap sekolah-sekolah yang lebih unggul.
  11. Setiap tahun diadakannya magang untuk guru dan siswa ke sekolah lain dan sebaliknya untuk update semua informasi baru dan kekinian.
  12. Kerja keras dan kerja tuntas
  13. Cinta tanah air

Dan tak terasa 1 bulan sudah selesai menuntut ilmu di negeri tirai bambu ini , saya berharap semoga kedepan dapat menimba ilmu kembali di Negara lainya

 

Kuliah umum di Hall


Miniature ke museum dinasti han
 

Museum  bawah tanah

Reflika tentara teracotta

 

 

 

Miniatur museum dinasti han

 

Tentara teracota

 

Upacara penutupan pelatihan

Tampilan peserta pelatihan

 

 

PROFIL PENULIS

Nama Merianah,M.Pd. Lahir    di kota Curup ( kabupaten Rejang Lebong) propinsi Bengkulu 8 Januari 1981. Pendidikan Terakhir S2 Pendidikan Matematika di Universitas Bengkulu.Mulai mengajar tahun 2002 di SDIT Hidayahtullah  kota Bengkulu, SMK 4 kota bengkulu  dan mulai tahun 2004 sd 2017 menjadi  guru di SDIT IQRA” 1 kota Bengkulu. Tahun 2018 -2019 menjadi  guru di SDIT IQRA” 2 kota Bengkulu, dan tahun 2020 menjadi kepala sekolah SDIT  IQRA’1 kota Bengkulu. Alhamdulillah  dianugrahkan 3 orang putra dan suami yang bernama Henderi Dunan,S.Pd,I yang menjadi penyemangat dan motivator untuk terus menjadi yang terbaik dan memberikan yang terbaik untuk dunia pendidikan.

Adapun prestasi yang pernah diraih dalam bidang pendidikan adalah

  1. INTERNASIONAL Training program in China for excellent teacher 2019

NASIONAL

  1. Finalis ANUGERAH KONSTITUSI Kemdikbud 2019
  2. Finalis guru berprestasi 2018
  3. Finalis simposium guru DIKDAS Kemdikbud 2018
  4. Finalis seminar nasional guru DIKDAS berprestasi 2018
  5. Pemakalah seminar nasional pendidikan matematika(SENDIMAT) ke-5 2017
  6. Lulus INOBEL sampai tingkat workshop 2017
  7. Lulus INOBEL sampai tingkat workshop 2016
  8. Pemakalah conference on mathematics, science, and education 2017

PROPINSI DAN KOTA

  1. Juara 3 Lomba pengembangan media pembelajaran matematika berbasis alat peraga 2018
  2. Juara 1 guru berprestasi tingkat Propinsi Bengkulu 2018
  3. Juara 1 guru berprestasi tingkat kota Bengkulu 2017
  4. Asesor SD/MI tahun 2016
  5. Juara 1 karya tulis ilmiah matematika ( LKTIM) se Sumbagsel tahun 2015
  6. Juara 3 karya tulis ilmiah matematika ( LKTIM) se Sumbagsel tahun 2014
  7. Juara 2 Lomba pengembangan media pembelajaran matematika berbasis alat peraga 2014

Karya-karya tulis, alat peraga serta buku  yang pernah dibuat adalah :

  1. Peningkatan prestasi belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media CD interaktif pada siswa kelas 6 SDIT IQRA’ 1 kota Bengkulu.( 2014 )
  2. Peningkatan prestasi belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan menggunakan alat peraga  tebel perkalian pada siswa kelas 2  SDIT IQRA’ 1 kota Bengkulu ( 2015).
  3. Bupasus( buku panduan sukses ujian nasional ) 2015
  4. Ceritaku,ceritamu cerita kita ( 1- 5 ) 2015
  5. Ular tangga martematika. 2014
  6. Papan pintar perkalian .2015
  7. Tasvaluvo 2017
  8. Gokil 2018
  9. Kumpulan karya tulis Ilmiah 2019

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan