Pertama

Kami yang Pertama Tung Widut   Hari ini pertama Kami berjumpa Setelah seminggu  libur Jeda hari raya   Semangat para peseragam Jumpa teman yang biasa bercerita Tiap hari tentang mereka

Indonesia di Bukit Hijau

Ini Indonesia Tung Widut   Ini di Indonesia Jalan mulus diantara hijau pepohonan Jauh dari keramaian Hidup monoton kata orang Pagi keluar rumah Menuju bukit Dengan motor hanya mesin dan

Kala Senja

Hamparan Hijau Kala Senja Tung Widut   Langi jingga merona Malam kan datang Burung mengepakkan saya sayap ke  sarang Sambil melepas senja   Hamparan sawah memperhatikan Tenggelamnya sang Surya Detik

Hamparan

    Hamparan Kebahagiaan Tung Widut   Padi menguning Sejauh mata memandang Bulir-bulir penuh harap Kan esok memanin   Padi menguning di sawah Hasil jerih petani diterik Menyengat membakar semangat

Takbir Malam

Kedatangan Tung Widut    Kedatangan mu menghapus rindu Dari riak yang terkumpul tanpa jeda Menumpuk mengunung Hampir tak kuasa menahan   Hari ini kau datang Seperti yang kau janjikan Akan

H-2

Kedatangan Tung Widut    Kedatangan mu menghapus rindu Dari riak yang terkumpul tanpa jeda Menumpuk mengunung Hampir tak kuasa menahan   Hari ini kau datang Seperti yang kau janjikan Akan

Kedatangan

Kedatangan Tung Widut    Kedatangan mu menghapus rindu Dari riak yang terkumpul tanpa jeda Menumpuk mengunung Hampir tak kuasa menahan   Hari ini kau datang Seperti yang kau janjikan Akan

Kebersamaan

Kebersamaan Tung Widut   Bulan Ramadhan penuh berkah Bagi yang mensyukuri Bagi yang ikhlas Bagi yang percaya   Kebersamaan saat berbuka Bulan saja trend dalam bersosialita Lebih saling memahami Bersyukur

Penuh Makanan

Penuh Makanan Tung Widut   Puasa seminggu lagi selesai Menjelang ramadhan Makanan di meja beraneka macam Siang puasa malam sebaliknya   Puasa seakan menjadi alasan Buka dengan aneka makanan berlimpah

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.