cita cita cendani mutia

Namaku Cendani Mutia, aku berusia 19tahun dan aku sedang kuliah sebagai mahasiawa Akademi Keperawatan Polri Jakarta Timur, aku lahir di Jakarta 12 Maret 2001, serta merupakan anak ke  2 dari 4 bersaudara.

Keluargaku tergolong keluarga yang sangat sederhana, papa ku anggota TNI dan ibu ku ibu rumah tangga. saat aku kecil aku sudah di didik seperti anak yang mungkin bisa dibilang tomboy dan di ikuti kegiatan kegiatan seperti bela diri agar mental aku kuat, bisa seperti papa ku nanti yang dengan gagahnya menggunakan seragam, serta melindungi Negara.

Saat aku lulus TK, aku memang selalu diajarkan mandiri berangkat ke sekolah sendiri tanpa diantar atau di temani oleh mama ku, tapi disitu aku diajarkan agar berani untuk berjalan sendirian. Jika sudah meranjak besar tidak takut untuk kemana mana.

Ketika aku masuk SD aku mulai mengetahui kegiatan kegiatan seperti pramuka dan mengikuti pelatihan taekwondo, dan menjalani dengan senang. agar bisa mempunyai prestasi untuk kedepannya nanti.

Pada saaat aku memasuki SMP, aku semakin banyak pengetahuan sekitar banyak pengalaman pengalaman yang aku ambil saat itu, dan tau tujuan ku kedepan mau seperti apa? aku mulai mengejar agar aku bisa menjadi Atlit nantinya buat prestasi nanti mendapatkan nilai plus saat mendaftar kowad.

Dengan jalannya waktu,  aku memasuki SMA dan mengambil jurusan ipa aku lebih fokus lagi untuk belajar. mungkin sempat down kelas 10 karena tidak sanggup sama lingkungan sekolah, tapi berusaha untuk bisa lebih fokus sama pelajaran saat itu dan banyak mengikuti kegiatan sekolah.

Lalu kelas 3 SMA aku sudah tidak mengikuti kegiatan sekolah karena fokus untuk UN, saat selesai sekolah aku memutuskan untuk latihan fisik agar bisa mendaftar nanti, dan berjalannya waktu setelah waktu tiba untuk test aku mendaftar. Aku sangat kecewa ternyata aku tidak di terima pendaftaran kowad, tidak sampai situ saja aku mencoba untuk mendaftar yang lain. Pada akhirnya saat pendaftaran kowal aku di trima, dan mengikuti test.

Selepas itu aku sangat amat kecewa karena aku gagal, aku ga tau mau kemana antara lanjut mengharapkan itu atau aku kuliah, dan akhirnya aku untuk berhenti setahun dulu sampai menemukan perkuliahan yang tepat. Aku memutuskan untuk kuliah di perawatan, dan papa ku mencari perkuliahan yang bagus tidak terlalu jauh dari rumah.

Pada akhirmya menemukan Akper Polri, langsung saja papaku mendaftarkan aku disitu. Dan aku diterima alhamdulillah, semoga bisa menjalankan amanah sebagai perawat. tapi aku tidak menyerah aku melanjutkan cita citaku yang belum aku gapai sekarang. insya allah saat aku bisa masuk nantinya.

 

“jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh, jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang yang tidak pernah encoba melangkah. jangan takut salah, karena dengan kesalahan pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua”

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan