Mengembangkan Sikap Saling Mencintai Sesama Manusia

Manusia tidak bisa hidup sendiri, hidup selalu berdampingan membantu untuk kelangsungan hidup. Cinta kepada sesama manusia atau persaudaraan itu merupakan watak manusia itu sendiri dan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatannya kepada sesama manusia. Perbuatan dan perlakuan yang baik kepada sesama manusia bukan berarti karena seseorang itu membela, menyetujui, mendukung dan berguna, bagi dirinya, melainkan datang dari hati nuraninya yang ikhlas disertai tujuan yang mulia.
Mencintai sesama juga dapat di artikan bahwa setiap manusia dilarang saling menyakiti , harus bisa saling menghargai perbedaan yang ada agar tercipta kerukunan, jika hal ini dilakukan, tidak akan tercipta keributan seperti perang saudara, atau perang antar suku yang masih sering terjadi di Indonesia.


Karena manusia hakikatnya diciptakan sebagai makhluk sosial, saling membutuhkan satu-sama lain, dan cinta kepada sesama bisa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan wajib bagi seluruh manusia. Ibarat kita menanam pohon yang berbuah, apa yang kita tanam, itu juga yang akan kita petik. Kalau kita menanam dari bibit yang baik dan rajin merawatnya, pohon terebut akan menghasilkan buah yang baik. Sebaliknya, Kalau kita menanam dari bibit yang sudah “rusak”, pohon tersebut tentu tak akan dapat tumbuh dan menghasilkan buah.
Oleh karena itu, disaat kita ikhlas memberi cinta kepada sesama manusia, kita juga akan menerima cinta sebagai balasannya. Tanpa harus meminta. Saat memberi sedikit dari apa yang kita miliki kepada orang yang membutuhkan, membantu seorang teman yang sedang kesusahan dan selalu peduli keadaan sekitar.

Adapun contoh dari sikap mencinta sesama manusia yang dapat kita terapkan dalam kehidupan di antaranya :
• Saling tolong-menolong dalam kebaikan
• Saling mengasihi,menghargai dan menghormati
• Berbicara yang baik dan tidak menyakiti
• Saling memaafkan
• Bersikap ramah
• Rendah hati
• Saling membantu sesama
Bahkan didalam islam pun kita diperintahkan untuk saling mencintai sesama mukmin karena sesungguhnya Allah SWT telah menjadikan walâyah (kedekatan dan kecintaan) di antara kaum Mukminin. Oleh karena itu, seorang Mukmin harus mencintai saudaranya sesama Mukmin dengan tulus dari dalam hatinya. Karena hati mereka sama-sama mencintai Allâh, mencintai Rasul-Nya, dan tunduk pasrah kepada-Nya dengan mengikuti agama Islam.

Maka dari itu kita harus mengembangkan sikap saling mencintai sesama, karena itu adalah sesuatu yang universal yang harus dibagikan kepada satu dengan yang lain tanpa kecuali, bagaikan sinar matahari, yang menerangi apapun tanpa pilih bulu, tidak membedakan gunung maupun lembah, hutan maupun gurun, samudra maupun pulau. Demikian juga hendaknya kita saling mencintai satu sama lain bahkan kepada musuh kita.

Tinggalkan Balasan