Impian dina lestari

Assalamualaikum wr.wb perkenalkan nama saya dina lestari disini saya ingin sekali mengeluarkan segala sesuatu yang selama ini sama simpan didalam hati saya yaitu cita cita saya sedari saya kecil.

untuk segala sesuatu yang sempat ingin saya raih tapi jalannya berbeda saya yang dari awal masuk sekolah duduk di bangku SD sudah mempunyai 2 keinginan saya ingin menjadi seorang “polwan(polisi wanita)/perawat sampai dimana saya sudah duduk dibangku SMP saya tetap mempunyai keinginan yang dari kecil tidak pernah saya lepas,karena saya harap semua ada jalan nya.

Foto ini menjadi saksi saat saya masih sekolah di bangku SMP keinginan yang sama sekali tidak pernah berubah untuk terus meyakini diri saya sendiri bahwa saya harus menjadi seorang polwan di indonesia 🙂

Disaat saya duduk di bangku SMA saya meneruskan organisasi yang sebelumnya di SMP saya memang menjadi anggota paskibra di sekolah.niat saya untuk terus mengikuti organisasi ini ya untuk menyeleksi diri saya sendiri apa kah saya pantas? apa kah dengan cara ini saya bisa? ah sudahlah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,saya terus menjalani tugas saya menjadi seorang paskibra.

seiring berjalannya waktu saya memang suka mencoba hal hal baru untuk mencoba sesuatu yang memang diri saya menyukai nya dan saya bisa,ya saya sangat menyukai olahraga terutama bermain bola,”loh kok perempuan suka main bola?” jaman sekarang
perempuan sudah bisa menjadi pemain bola internasional,waktu itu di sekolah saya belum ada yang namanya organisasi “FUTSAL PUTRI”,tapi saya dan teman saya mempunyai niat untuk mengadakan futsal putri di sekolah SMA saya,seiring berjalannya waktu akhirnya pihak sekolah menyetujui bahwa di sekolah akan ada yang namanya futsal putri dan akhirnya saya mencari teman2 seangkatan saya adik kelas saya untuk mengajak mereka mengikuti futsal putri yang saya bangun ber2 bersama sahabat saya sendiri.

Foto yang dapat saya ambil dr tim yang saya bangun selama di sekolah alhamdullilah sampai saat ini terus berjalan🙂

Setelah banyak segala sesuatu yang saya jalani tetapi y memang ini tuh kenyataannya sudah di penghujung saya sekolah.dimana semua teman saya selalu bertanya “sudah di penghujung,sebentar lagi lulus,kalian mau lanjut kemana?mau jadi apa?kuliah atau kerja?
saya disini langsung menjawab pertanyaan teman saya”belum tau,liat aja gimana nanti kedepannya,intinya aku cuma mau bikin bangga ke2 orang tua aku,dan kakak2 aku.kamu juga sama kan kaya aku semua yg kamu inginkan ada sangkut paut nya sama orang tua, apa yang kamu mau gajauh dari oh aku harus banggain orang tua dan bangga sama diri sendiri itu ttp tujuan utama nya.”

setelah lulus dibangku SMA saya coba mendaftarkan diri untuk mengikuti tes kepolisian via online.dan dimana hari itu juga saya mendapatkan sebuah pesan melalui email saya,yang dimana isinya saya ke terima dan bisa ambil nomer peserta di hari yang sudah ditentukan.

Tetapi kenyataan yang pahit harus saya terima,dimana di hari yang seharusnya saya pergi untuk ambil nomer peserta itu gagal total,karena saya masuk rumah sakit
yang harus dirawat berhari hari.seumur hidup saya baru ngerasain dimana saya harus dirawat dan sampai 2x karena ada sesuatu yang emang saya tidak bisa meneruskan sesuatu yang ingin saya raih dari kecil,orang tua yang tadi nya sangat mendukung setelah tau anaknya sakit mereka minta untuk saya ga terusin itu semua dan mereka memberi saran untuk saya ikut daftar di “akper” karena pilihan aku dari kecil cuma 2 antara polwan/perawat.

Dari situ saya cuma bisa diam,bingung dan tidak harus bagaimana,akhirnya saya solat saya minta petunjuk.”yaallah kalau memang ini bukan jalannya untuk hamba,tolong beri hamba jalan lain,jalan yang lebih pantas untuk hamba kedepannya”.

Saya rasa allah sudah menjawab doa saya “dimana akhirnya saya,mencoba untuk mendaftarkn diri dikampus AKPER POLRI,dan akhirnya saya diterima. saya yang selalu berpikir “bisa kah?pantaskah?” jika saya menjadi seorang perawat dari banyak sesuatu yang saya jalani,’dimana letak kepantasann saya untuk menjadi perawat?’ tapi saya selalu bilang sama diri saya sendiri bahwa di dunia ini gak ada yang ga mungkin dan dibalik ini semua saya merasa sangat bersyukur.

Nasehat yg selalu saya pegang untuk siapapun kalian ,kalian berhak mempunyai cita cita walaupun kalian gagal coba lagi,coba terus,coba sampai kalian bangga dengan diri kalian sendiri,tapi kalau memang tidak bisa jangan gampang menyerah kalian punya jalan yang lebih baik,lebih pantas untuk diri kalian sendiri.kalau pun kalian tidak bisa melanjutkan sekolah dan kalian memilih untuk kerja banting tulang cari uang itu juga kebanggaan untuk diri kalian sendiri,takdir manusia berbeda2 kita semua tidak pernah tau itu,tapi dimata tuhan kita tetap sama,percayalah skenario tuhan jauh lebih indah.

Tinggalkan Balasan