Sehat di Hari Tua Tidak Datang Tiba-Tiba

 

Tua seharusnya tidak hanya dilihat dari umur kronolgis saja, tidak hanya dihitung dari sobekan kalender yang ada di dinding rumah anda. Umur biologis, fisiologis atau bagaimana status fungsi organ tubuh anda malah lebih penting lagi untuk diperhatikan.

Seperti diketahui bahwa usia tua dikaitkan dengan penurunan fungsi organ tubuh dan beberapa penyakit kronis. Peenyakit kronis yang sering dihubungkan dengan usia tua adalah hipertensi, jantung, diabetes mellitus, stroke, dementia, alzheimer, gangguan visus, katarak, dan keganasan

Jadi, karena begitu seringnya kita menyaksikan orang tua dengan penyakit-penyakit kronis tersebut, kalau kita punya oramg tua usianya 65-70 tahun misalnya, kemudian Ia mengalami serangan jantung, stroke, pelupa, diabetes, kita maklum, menerima begitu saja orang tua kita sakit kerena memang sudah tua. Usia tua seolah-olah jadi pembenaran untuk sakit, dan itu seperti hal yang tidak dapat diantisipasi, dihindari atau diperkecil kejadiaanya.

Menua, atau bertambah tuanya seseorang dilihat dari umur kronologis menurut ilmuwan sekarang hanyalah sebagai faktor risiko kemungkinan berkembangnya penyakit-penyakit kronis degeneratif tersebut. Usia hanya memberi peluang, waktu, kesempatan yang lebih besar berkembangnya penyakit kronis seperti hipertensi, jantung, stroke, dementia, keganasan dan sebagainya.

Sebagai fsktor risiko, usia hanya memperkirakan kemungkinan terjadi, bukan kepastian, dan bukan penyebab.

Banyak faktor yang mempengaruhi kemungkinan kejadian penyakit kronis pada orang tua. Menurut Vickery DM, dalam bukunya “Live Young, Think Young Be Young at Any Age,” faktor-faktor yang menentukan itu adalah, aktifitas fisik ( digunakan atau tidak) aktifitas mental (digunakan atau tidak), kebiasaan makan, paparan rokok, konsumsi alkohol, respon stress, paparan lingkungan, tabiat, perilalu, emosi, obat-obatan dan herbal.

Nah, gaya hidup seperti itulah yang akan menentukan kuallitas kesejahteraan, kesehatan kita di hari tua.

Sekarang, coba tanya diri kita sendiri, gaya hidup bagaimana yang sedang kita jalani sekarang?

Ambil satu atau dua contoh saja, misalnya aktifitas fisik, olahraga. Kalau anda termasuk orang yang punya gaya hidup santai, banyak duduk, jarang olahraga, tapi mau berharap di usia 65-70 tahun anda masih bisa berlari, anda masih dapat naik tangga dua, tiga lantai, tanpa keluhan, walau itu mungkin saja, namun sangat kecil sekali. Jangankan berlari, berjalan cepat saja sambil bermain dengan cucu anda, nafas anda sudah sesak, dada anda terasa berat, dan bahkan serangan jantung bisa mengancam.

Olahraga teratur mengurangi rsiko anda menderita beberapa penyakit kronis, mencegah atrofi, berkurangnya massa otot, mengurangi risiko tulang rapuh yang biasanya meningkat sesuai dengan bertambah tuanya anda. Olahraga adalah obat dan sekaligus mencegah semua penyakit kronis degeneratif yang banyak didapatkan pada orang tua.

Lalu, ada penelitian menarik yang pernah dilakukan di Eropa terhadap kelompok laki-laki dan perempuan usia 50 tahun yang mengamati empat utama gaya hidup mereka selama 35 tahun. Mereka yang tidak merokok, aktif secara fisik, mengonsumsi sayuran dan buah-buahan lima porsi setiap hari, mengonsumsi alkohol dalam jumlah moderat, 44% laki-laki, dan 62% masih hidup pada usia 85 tahun. Mereka yang melakukan satu gaya hidup sehat kemungkinan mereka mencapai usia 85 tahun hanya 15% untuk laki-laki, dan 30% untuk perempuan. Mereka yang melakukan empat kebiasaan sehat ini pada usia 50 tahun rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya (live young think young be young at any age, Donald M, Vickery et al)

Sayangnya, kita semua ingin sehat di hari tua, panjang umur, tapi gaya hidup yang mendukung untuk itu tidak diajalani.

Penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa kurang dari satu dari 30 laki-laki yang melakukan empat kebiasaan hidup sehat, tidak merokok, mempertahankan berat badan sehat (normal), aktif secara fisik (olahraga), dan mengonsumsi sayuran buah-buahan lima porsi atau lebih setiap hari. Bahkan pada mereka yang sudah didiagnosis menderita penyakit jantung kurang dari satu dari lima yang aktif secara fisik, tidak merokok, dan mempunyai berat sehat (normal).

Nah, ingin sehat sekarang, di hari tua, dan bahkan ingin umur panjang, tapi gaya hidup, kebiasaan yang dijalani tidak mendukung, malah sebaliknya. Ingat, sehat tidak datang tiba-tiba, apalagi sehat di hari tua. #irsyalrusad #healthylife Foto Koleksi Sendiri. Di atas Fery penyebrangan dari Victoria ke VANCOUVER

Tinggalkan Balasan