Probolinggo si Kota Mangga

Kali ini aku akan  membahas daerah Probolinggo. Daerah ini dikenal sebagai salah satu pintu gerbang menuju Bromo. Daerah ini punya banyak obyek wisata, juga terkenal akan masakan rawon dan buah mangganya.

Tulisan ini sebagian sudah pernah kutulis dan kuunggah di blog pribadiku di dewipuspasari.net. Artikel khusus tentang mangga Probolinggo yang terkenal.

Berbicara tentang buah mangga (Mangifera indica), siapa yang tak kenal dengan kelezatan mangga arum manis atau harum manis. Meskipun arum manis disebut-sebut sebagai mangga paling nikmat di antara varietas-varietas mangga di seluruh nusantara, namun tidak semua orang mengetahui bahwa buah ini berasal dari Probolinggo. 


Probolinggo adalah salah satu kota di Jawa Timur yang berbatasan dengan Pasuruan dan Situbondo. Daerah ini memiliki pantai serta dataran tinggi. Tanah Probolinggo yang subur dan berangin membuat Probolinggo dikenal sebagai penghasil buah anggur dan mangga terbaik di Indonesia.

Bahkan jika kita mengamati mangga yang dijual di pinggir-pinggir  jalan atau di pasar saat musim mangga maka sebagian  adalah jenis arum manis, selebihnya adalah jenis mangga manalagi, mangga Indramayu, mangga gedong, mangga gincu, dan masih banyak lagi.

Keberadaan mangga di Indonesia diduga hadir sejak jaman penjajahan Belanda. Mangga ini diperkirakan berasal dari daratan India. Probolinggo dikenal sebagai penghasil mangga sejak tahun 1970-an, baru diikuti oleh daerah-daerah sekitarnya seperti Pasuruan dan Situbondo. Ketiga daerah ini dikenal sebagai trio penghasil mangga.

Mangga arum manis merupakan varietas mangga Probolinggo yang paling terkenal di antara mangga manalagi dan mangga golek yang juga banyak ditanam di Probolinggo. Disebut arum manis karena mangga ini harum dan manis (dilansir dari www.mangga.info).

Buah mangga arum manis  umumnya berbunga pada bulan Juli-Agustus dan mulai dipanen pada bulan September hingga November. Buah ini gampang dikenali karena bentuknya yang lonjong dan warnanya hijau kekuningan jika sudah matang.

Menurut Suli Artawi, petani sekaligus pengekspor mangga, seperti yang dilansir pada halaman Kraksaan Online,  mangga arum manis asal Probolinggo disukai karena tekstur dagingnya lembut, buahnya tahan lama, dan manis.

Saya juga sangat suka dengan mangga arum manis. Mangga ini selain manis, tidak terlalu berserat, juga berair, sehingga enak dimakan saat cuaca terik, baik disantap langsung maupun didinginkan sejenak di kulkas. Mangga arum manis juga nikmat dibuat jus. Hemm..membayangkannya saja saya jadi kepingin menyantapnya. Saya bisa menyantap tiga buah mangga arum manis dalam sehari.

Selain mangga arum manis, Probolinggo juga menghasilkan mangga manalagi dan mangga jenis golek. Manalagi asal Probolinggo dikenal manis dan kesat serta harum. Manalagi jika biasa disebut mangga madu anggur ada juga yang menyebutnya mangga lali jiwo.

Saat masih mengkal, mangga manalagi ini juga enak dinikmati untuk rujak atau campuran sambal. Sedangkan mangga golek umumnya berbentuk lonjong dan panjang. Warna kulitnya kekuningan dengan rasa sangat manis, daging buahnya sangat tebal berwarna kuning tua, serta tidak banyak mengandung air jika dibandingkan arum manis.

Saat ini sudah masuk musim mangga. Jika penasaran dengan kelezatan mangga arum manis, cobalah pilih yang matang di pasar.

Gambar dari Kompas

Tinggalkan Balasan

News Feed