Kopdar di Yogyakarta

bersama teman teman di rumah makan Sederhana Yogya /dok pribadi

Sungguh Merupakan Kebahagiaan

 Pada tanggal 2 Agustus kami berangkat dari Jakarta menuju Jogjakarta. Ketika sampai di bandara Jogjakarta International Airport, kami kagum melihat perobahan yang sangat menakjubkan. Tidak kalah indahnya bandara Internasional Jogja dibandingkan bandara  dari berbagai negara lain yang pernah kami berdua kunjungi.

Sesaat  setelah kami keluar menuju Ruang kedatangan, sempat bingung menyaksikan ada perbedaan antara jemput an VIP  dengan jemputan umum . Ternyata  oleh pak Sunardi Hadi Suryo , kedatangan kami ditunggu di ruang kedatangan VIP  Karena itu sampai dipintu keluar ternyata tidak ada kelihatan pak Sunardi. Rupanya pak Sunardi  menjemput disebelah sisi yang lain. Setelah diarahkan dengan HP petugas lapangan baru Pak Sunardi ketemu dengan kami. Kami sudah bersahabat dengan Pak Sunardi dan isteri sejak 21 tahun lalu .

 Pertemuan yang sangat menyeyukkan hati.

Dokumentasi pribadi Bertemu Sahabat Kompasiana di Yogyakarta.

Bertemu dengan pastor Bobby dari Italia 

Acara dilakukan keesokan harinya di Rumah makan Sederhana dijalan Kaliurang. Ternyata mendapat sambutan hangat yang luar biasa Dihadiri  para Praktisi Kesehatan dan kompasianers ternasuk Pastor Bobby yang kebetulan lagi berada di Jokjakarta sementara cuti dari Italia. Pastor Bobby memberi kenangan berupa buku buat saya dan suami. terima kasih Pastor.Bobby.

Bersama sanak keluarga yang kebetulan di Yogya /dok pribadi

 Sungguh Merupakan Kebahagiaan Tersendiri.

Ananda Ummu El Hakim yang datang bersama Putra dan beragam oleh oleh. Ada Salak fresh from the tree, wedang dan banyak lagi. Ada Pak Bambang Suko Winarno, mantan Bupati Kerinci bersama isteri tercinta dan mbak Dyah bersama suami tercinta yang datang dari Purbalingga dan menghadiahkan pakaian jadi untuk isteri tercinta. Pastor Bobby yang menghadiahkan buku buku karya pribadi

Berfoto dengan Ananda Ummu El Hakim dan putra/dok pribadi

Ada bu SRI yang menghadiahkan kami kotak dari perak,kerajinan khas Yogyakarta, serta Makanan specific Yogyakarta.  Terima kasih ya bu SRI

Foto kenang2an dari ibu Sri  Rosmani /dok pribadi

Foto bersama Pak H.Sunardi dan isteri serta putri cantik .

Pak Ludiro Madu, ananda Yose Revela dan banyak lagi yang tidak dapat saya sebutkan nama satu persatu. Ada mas Sugiarto dari Purwokerto dan mbak Dyah bersama suami tercinta Pak Toto Endargo. Ananda Agustina dan mbak Dian ,mas Rury  dan banyak lagi.Suasana keluargaan yang sangat menyejukkan hati antara Sahabat Kompasiana dan Praktisi Waskita Reiki. Serta sanak keluarga yang kebetulan berada di Yogya. Tak lupa kami mengambil foto bersama pak Sunardi dan isteri serta Putri Dede.

bersama Pak Sunardi,isteri dan Dede/dok pribadi

Saya sangat surprise menerima souvenirs dari ananda Sri  Rosmani    dan ananda Ummu El Hakim Dimana kedua ananda dengan susah payah membawa oleh oleh buat saya yang sangat menyentuh hati .

Ananda Sri Rosmani  memberikan saya souvenirs berupa kenangan dari ukiran perak yang sangat indah dan makanan serta lainnya begitu juga ananda Ummu el Hakim membawa oleh oleh dari kebun berupa salak, makanan khas Yogyakarta dan lain lainnya. Saya begitu terharu menerima oleh oleh yang sangat menyentuh hati .Terima kasih juga buat ibu Nurul serta ibu upik dan mbak Dyah bersama suami tercinta.

oleh oleh dari BU Nurul,Ananda Ummu El Hakim ibu upik dan mbak Dyah Ambarwati/dok pribadi

Begitu juga pemberian ibu Nurul  dan ibu Upik serta mbak Dyah , walaupun saya tidak ada membawa apa apa buat teman teman Saya diberi sovenirs yang tak ternilai buat saya. Terima kasih teman teman semua saya sudah merasa diperlakukan istimewa. Saya bersyukur kepada Tuhan mendapatkan sahabat yang begitu menyayangi kami berdua. Yang telah menyediakan waktu yang begitu berharga untuk dapat bertemu

Acara dibuka oleh Pak H. Sunardi. 

Kopdar sekali ini berbeda dengan kopdar kopdar biasa,dimana kopdar kali ini adalah gabungan antara pratiksi Reiki ,kompasiana dan sanak keluarga yang berada di Yokya. Kami tak punya waktu yang cukup untuk mengadakan kopdar terpisah maka digabungkan saja.

Acara kopdar ini bukan acara sekedar makan bersama ,tetapi adalah acara yang merupakan momentum untuk mempererat hubungan persahabatan . Terima kasih tak terhingga untuk perhatian dan kasih sayang yang begitu besar dari sahabat semuanya

Saking meriah suasana,tanpa terasa 2 jam sudah berlalu. Mengingat ada yang datang dari jauh, maka acara ditutup dengan doa dan nyanyian bersama: “Tanah airku tidak kulupakan. Kan terkenang selama hidupku..Biarpun saya pergi jauh,takkan hilang dari kalbu…Tanahku yang kucintai…engkau kuhargai….”

15 Maret 2023.

Salam saya,

Roselina.

Tinggalkan Balasan

News Feed