Jangan Bikin Bingung Anak

Dengan Aturan Berbeda Dari Orang Tua

Sebelum mulai membahas tentang masalah parenting, perlu saya sampaikan bahwa tulisan ini sama sekali tidak bermaksud menggurui siapapun. Karena sesungguhnya urusan mendidik anak anak adalah merupakan hak privasi orang tua, yang tidak dapat diintervensi oleh siapapun.

Tulisan ini semata mata merupakan cuplikan perjalanan hidup pribadi kami dalam mendidik dan membesarkan ketiga anak anak anak kami.

Dalam mendidik anak anak, alangkah eloknya bila kedua orang tua satu suara dalam mendidik . Antara Ayah dan Ibu  hendaknya singkron dalam  bertindak. Jangan memberi perintah yang berlainan Sehingga anak menjadi bingung yang mana yang harus dipatuhi.

Sebagai contoh :

Ibu mengatakan sehabis makan buat PR terlebih dahulu ,kalau selesai baru boleh bermain.

Sedangkan ayah mengatakan tidak perlu buru buru buat PR istirahat dulu ntar sore baru mengerjakan PR. Anak jadi bingung mana yang harus dilakukan.

Apalagi bila menyangkut masalah kehidupan yang berhubungan dengan orang lain  Ayah bilang “boleh” sedangkan ibu bilang:”jangan”. Akan semakin membingungkan anak anak

Bila sejak kecil anak selalu diberi perintah yang tidak sama antara kedua orang tuanya.Hal ini akan membuat anak ragu ragu bertindak setelah dewasa nantinya mereka akan gamang  dalam hal mengambil keputusan

Hal yang nampak  sepele ini akan mempengaruhi sifat anak tersebut kelak ketika dia dewasa,tidak berani mengambil keputusan .

Apalagi bila orang tua bertengkar didepan anak dalam membuat aturan pada anak,Hal ini akan semakin membingungkan anak dalam mengambil keputusan. Dan menyisakan pengaruh buruk bagi perkembangan anak kedepannya .

Kesimpulan:

Setiap orang tua tentu saja berhak menentukan gaya dan cara mendidik anak anak mereka. Tetapi satu hal yang penting dipahami adalah agar sebelum menerapkan aturan kepada anak anak perlu ada kesepakatan antara kedua orang tua. Hal ini mutlak diperlukan agar jangan sampai melahirkan generasi yang gamang dan tidak berani mengambil keputusan dalam perjalanan hidup nya

Kami bersyukur ketiga anak kami dalam usia belum genap 17 tahun, berangkat kuliah ke Amerika secara mandiri . Mereka yang mendaftar sendiri. Kami hanya mengantarkan hingga ke Bandara keberangkatan . Mereka berkerja part-time,sambil kuliah

Semoga tulisan ini ada manfaatnya untuk orang banyak.

17 Otober 2023.

Salam saya,

Roselina.

 

 

Tinggalkan Balasan

News Feed