oleh

Dahi Berkerut Syarat Presiden ke – 8

-Peristiwa, Sosbud, YPTD-Telah Dibaca : 118 Orang

Padanan rambut putih itulah kening keriput.  Menurut Bapak Presiden Republik Indonesia  ketika orang yang banyak memikirkan nasib rakyat (kepedihan hidup  so pasti ada tanda tanda diwajah.  Jadilah dia beruban dan muka kusut.  Petuah Pak Jokowi menuai banyak tanggapan terlepas dari suka atau tidak. Sejujurnya Presiden kita membuat hiburan politik diantara megahnya world cup bola sepak.

Bisa jadi itulah guyonan Presiden kita yang akan segera lengser. Amandemen UUD 45 hanya membatasi kepemimpinan Presiden 2 periode.  Tak boleh lagi lebih semisal 3 periode.  Kalaupun maksa sih bisa saja.  Amandemen lagi UUD kembali ke asli. Segala sesuatu karya manusia terkait Unadang Undang bisa diubah.  Hanya Kitab Suci Al Qur’an tidak bisa diubah bersebab dijaga Allah SWT..

Peristiwa pemilu 2024 memang agak beda dengan pemilu   5 tahun lalu.  Pasalnya ketika itu petahana memiliki keunggulan untuk menerusklan kekuasaan.  Sejarah mencatat  juga begitu sewaktu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono maju untuk periode ke 2. Lancar lancar saja.  Memang dahsyat kekuatan politik  sang perahana.

Tahun 2024 menurut hitungan hari masih ratusan hari.  Bersebab petahana tidak boleh maju lagi maka republik ini mencari sosok tokoh presiden baru.  Stock lama mohon maaf parkir dulu. Sosok tokoh baru banyak beredar di kancah politik dengan segala keunggulan dan kelemahan.  Artinya rekam jejak menjadi pertimbangan utama siapa yang pantas menjabat Presiden RI ke – 8.

Tinggal nanti partai politik sebagai kendaraan sang calon menggadang gadangkan pasangan nomor satu dengan wakil yang juga punya massa pendukung .  Seru bukan.  Tapi biarlah toh rakyat memiliki hak suara.  Tinggal coblos wajah yang menurut mereka bisa diandalkan untk memakmurkan rakyat. Siapa dia anda sudah tahu bukan ?. Seperti bisikan dalam hati anda masing masing .

Nah kening keriput dan rambut beruban menurut penjelasan lanjut Pak Jokowi hanya salah satu dari sekian banyak persyaratan.   Kalaupun nanti presiden baru kita tak memenuhi persyaratan ubanan dan dahi keriputan maka jangan salahkan Pak Jokowi. Salahkan saja si Mukidi bin Mukodas yang acap membuat huru hara hoaks  di media sosial.

Salamsalaman
BHP 021222
TD

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan