Menjajal Kecepatan Kereta Api Cepat China

“Menjajal” kecepatan 303 km/jam Kereta Api Cepat China

Mengingat dan teringat kenangan pendidikan selama dua puluh satu hari di Negara China bersama lima puluh guru pejuang pendidikan dipelosok negeri Indonesia tercinta. Menerawang kembali suasana keberangkatan mulai tanggal dua hingga dua puluh satu Maret tahun dua ribu Sembilan Belas. Banyak pengalaman dan pembelajaran didapat dari perjalanan ini. Kesempatan luar biasa ini ditorehkan dalam cerita pengalaman menjelajahi kota Xuzhou. Fokus  tema ini tentang kemajuan transportasi di negara China. Transportasi pertama menuju ke China menggunakan pesawat terbang, maskapai “Cathay Pacifix”. Berada di dalam pesawat ini sangat nyaman dengan ukuran pesawat sangat besar, kondisi cuaca sangat bersahabat, waktu penerbangan malam hari sekitar pukul sebelas malam. Waktu tempuh hingga tiba di China propinsi Jiangsu lebih kurang delapan jam. Transit terlebih dahulu di bandara Hongkong sebelum melanjutkan perjalanan. Tiba di negara China, propinsi Jiangsu sekitar pukul satu siang waktu setempat.

Pengalaman selanjutnya menuju kota “Xuzhou” tempat pelaksanaan pelatihan selama tiga pekan. Setelah mendarat dan mengambil segala perlengkapan dan perbekalan berkumpul dengan semua rombongan. Panitia penyambutan sudah datang dan menunggu kedatangan rombongan dari Indonesia, hal unik saat berjumpa dengan panitia tentunya orang berwajah china namun ada juga panitia berasal dari timur tengah dan juga afrika. Ternyata, mereka mahasiswa yang sedang menempuh studi di perguruan tinggi dan mendapatkan beasiswa. Hal utama selanjutnya, menikmati transportasi “bus kampus” selama lebih kurang enam jam perjalanan menuju tempat pelatihan di CUMT Kota Xuzhou. Hal mendebarkan dan salut menaiki bus kampus, ada beberapa hal berbeda dari bus yang pernah di Indonesia, yaitu ada alat semacam AC yang digunakan untuk penghangat udara.  Alat tersebut digunakan pada saat musim salju, saat pelatihan masuk musim dingin. Transportasi kedua ini “bus” kendaraan utama dalam menunjang transportasi selama pelatihan. Bus ini mengantarkan dari titik ke titik kegiatan, termasuk mengantarkan ke berbagai tujuan luar kota. Sepanjang perjalanan melalui rute jalur jalan bebas hambatan dan hal menarik jalan tol tersebut tidak ada gardu pembayaran untuk “E-toll” karena jalan tol di negara  China tidak berbayar alias gratis.

Dua jenis kendaraan sudah dapat dirasakan, transportasi udara dengan pesawat mewah “Cathay Pacifiq” dan transportasi darat kendaraan bus. Hal signifikan tentang alat transportasi di negara China, khususnya kota Xuzhou sangat banyak kendaraan sepeda listrik, merajai jalanan perkotaan Xuzhou. Kendaraan beroda empat juga sudah menggunakan model kendaraan berbahan bakar listrik, jumlahnya belum banyak. Berbagai jenis kendaraan merk milik Eropa juga banyak melintas dijalanan kota tersebut. Aktivitas keseharian dalam kegiatan mengenal lingkungan sekitar kampus dengan menaiki kendaraan bus kota, dengan biaya sebesar satu yuan atau sekitar dua ribu rupiah dapat keliling kota. Jumlah bus kota sangat banyak melayani berbagai jalur dan banyak halte – halte semua bus berjalan teratur sesuai, mudah mendapatkan kendaraan umum dengan biaya sangat terjangkau.

 

Rangkaian pelaksanaan pelatihan berbasis pendidikan HOT dan STEM yang padat merayap kesehariannya, ada aktifitas menyenangkan, salah satu jadwalnya untuk  mengenal daerah wisata. Hal tak terduga, mendatangi salah satu obyek wisata yaitu ke danau. Diluar ekspekstasi, sangat menarik oleh panitia berkeliling melintasi danau dengan menggunakan perahu besar. Konsep perahu dengan model klasik berbahan kayu, dapat menampung sejumlah seratus orang. Luar biasa, dapat menikmati salah satu transportasi air, perahu tradisional namun mesin dan perlengkapan menggunakan teknologi modern. Kesempatan mengelilingi danau selama lebih kurang tiga puluh menit. Hal ini menambah perbendaharaan dalam mencoba transportasi di negeri China.

Pelaksanaan pelatihan hari demi hari dilewati dengan suka cita, ada tantangan, dan keseruan –keseruan pengalaman baru berada di negara China. Ada satu hal menjadikan risau secara umum peserta pelatihan, yaitu keinginan untuk menjajal salah satu transportasi darat, kendaraan modern, canggih, dan super cepat. Benar! Kita semua menginginkan dapat menjajal kereta api super cepat di negara China tanda supremasi bangsa maju dan modern. Besar harapan mendapatkan kesempatan sebagai bagian pengalaman  menakjubkan. Melihat buku panduan dan jadwal kegiatan pelatihan, sudah berkali-kali dibaca, dibolak-balik tidak ada satupun kegiatan untuk mencoba naik kereta api super cepat. Kegiatan sudah berlangsung hampir tiga pekan dan juga berada dipenghujung akhir pelatihan, jangankan naik kereta api super, mencoba kereta api biasa ataupun MRT dan LRT. Ada hal menarik, di suatu kesempatan perjalanan naik bus, terlihat rel dipinggir jalan dan tidak berselang  lama muncul kereta api cepat meluncur, seketika itu seluruh penumpang peserta teriak kegirangan, bergumam menginginkan naik kereta api super cepat tersebut. Harapan, bersabar, dan terus berdoa, cita – cita menjajal kereta api pada akhirnya tiba waktunya, menjelang dua hari berakhir pelatihan, disampaikan oleh panitia rute dan transportasi yang digunakan untuk kembali ke bandara dan balik ke tanah air yaitu diberikan tiket pulang dengan naik kereta api dari kota Xuzhou menuju ke bandara udara di Propinsi Jiangsu. Sungguh luar biasa dan sangat senang mendengar penjelasan tersebut.

 

Penantian panjang setelah hampir tiga pekan melaksanakan tugas belajar, sampai dipenghujung waktu untuk kembali ke tanah air dan bersiap untuk mengembangkan ilmu dan pengalaman selama di Kota Xuzhou, China. Pagi hari, sekitar pukul lima bersiap-siap untuk berkemas barang dan menuju ke stasiun terdekat. Suasana yang mengharukan karena perpisahan dan disisi lain ada pengalaman baru yaitu akan naik kereta api super cepat. Sungguh luar biasa, pada akhirnya berhasil menjajal kereta api super cepat selama lebih kurang dua jam perjalanan. Gambaran pelayanan kereta api tersebut sangat baik, ketika baru datang untuk mencari tempat duduk dibantu oleh petugas seperti pramugari atau pramugara pesawat, menyapa dan menyambut dengan senyum penuh keramah tamahan. Hal yang mendebarkan tibalah waktunya kerata api mulai berjalan  melintasi rel. Selama perjalanan kondisi kereta sangat tenang, nyaman, dengan kecepatan hingga tiga ratus kilo meter per jam, tidak ada “geronjalan”. Setiap gerbong kereta terdapat penunjuk informasi tentang kecepatan kereta, kesempatan ini digunakan untuk berfoto bersama mengabadikan momen menjajal kereta api super cepat dengan tanda kecepatan tiga ratus tiga kilo meter per jam. Lengkap dan tuntas sudah pengalaman “menjajal” mencoba berbagai alat transportasi kendaraan baik udara, air, dan darat.

 

Pengalaman baru, sungguh luar biasa, hal ini merupakan anugerah kesempatan baik untuk mendapatkan pembelajaran secara langsung. Tentunya, dari pengalaman pelatihan hingga saat ini masih sangat melekat di hati, pikiran, dan kepala. Besar harapan untuk dapat menjadi bagian dan memberikan kontribusi dalam mengembangkan dunia pendidikan Indonesia. Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai guru Indonesia,mendidik dan mengajar anak bangsa untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Semangat, siap bertugas.

Tinggalkan Balasan

News Feed